Dokter: Nyeri Dada Seperti Ditusuk Tanda Ada Robekan Dinding Aorta
Dokter: Nyeri Dada Seperti Ditusuk Tanda Ada Robekan Dinding Aorta

Dokter: Nyeri Dada Seperti Ditusuk Tanda Ada Robekan Dinding Aorta

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Seorang dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular di Siloam Hospitals, dr. Dicky Aligheri Wartono, menjelaskan bahwa rasa nyeri dada yang terasa seperti ditusuk tajam dapat menjadi pertanda adanya robekan pada dinding aorta, kondisi yang dikenal sebagai diseksi aorta. Diseksi aorta merupakan kondisi medis darurat yang memerlukan penanganan cepat karena dapat berujung pada kematian bila tidak ditangani segera.

Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya diseksi aorta:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol
  • Merokok
  • Kelainan jaringan ikat seperti sindrom Marfan atau Ehlers‑Danlos
  • Riwayat keluarga dengan penyakit aorta
  • Penggunaan narkotika stimulans

Jika seseorang mengalami nyeri dada dengan karakteristik di atas, dr. Dicky menyarankan langkah‑langkah berikut:

  1. Segera hubungi layanan gawat darurat atau pergi ke rumah sakit terdekat.
  2. Jangan mengonsumsi obat pereda nyeri sebelum evaluasi medis karena dapat menutupi gejala penting.
  3. Berikan informasi lengkap tentang riwayat medis, tekanan darah, dan kebiasaan merokok kepada tenaga medis.
  4. Tim medis biasanya akan melakukan pemeriksaan pencitraan, seperti CT‑scan angiografi atau transesophageal echocardiography (TEE), untuk memastikan adanya robekan pada aorta.
  5. Jika diseksi terkonfirmasi, penanganan dapat berupa operasi terbuka atau prosedur endovascular (EVAR) tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan robekan.

Pengobatan medis meliputi pengendalian tekanan darah secara agresif dengan obat‑obatan intravena, serta pemantauan ketat di unit perawatan intensif. Namun, pada banyak kasus, tindakan pembedahan menjadi pilihan utama untuk memperbaiki dinding aorta yang robek.

Dr. Dicky menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan gejala ini. “Nyeri dada yang terasa seperti ditusuk bukan sesuatu yang boleh diabaikan. Jika tidak ditangani, diseksi aorta dapat berakibat fatal dalam hitungan jam,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa pencegahan melalui kontrol tekanan darah, berhenti merokok, dan pemeriksaan rutin bagi yang berisiko tinggi sangat krusial untuk mengurangi kejadian diseksi aorta.