DOGE Hari Ini Jadi Primadona Trader Leverage, Open Interest Tembus Rp 31 Triliun
DOGE Hari Ini Jadi Primadona Trader Leverage, Open Interest Tembus Rp 31 Triliun

DOGE Hari Ini Jadi Primadona Trader Leverage, Open Interest Tembus Rp 31 Triliun

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan utama di pasar kripto Indonesia pada hari ini, setelah Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan nilai. Lonjakan signifikan pada open interest futures Dogecoin mencatat rekor baru mencapai Rp 31 triliun, menandakan minat tinggi dari trader leverage.

Open interest mengacu pada total nilai kontrak futures yang masih terbuka dan belum dilikuidasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa lebih banyak pelaku pasar membuka posisi beli atau jual pada DOGE dengan margin yang relatif kecil.

  • Harga DOGE bergerak naik sekitar 12% dalam 24 jam terakhir.
  • Open interest futures Dogecoin melonjak dari Rp 20 triliun menjadi Rp 31 triliun dalam seminggu terakhir.
  • Volume perdagangan harian mencapai rata‑rata Rp 5 triliun, meningkat 40% dibandingkan minggu sebelumnya.
  • Trader leverage memanfaatkan volatilitas tinggi untuk memperoleh profit cepat dengan margin rendah.

Beberapa faktor yang mendorong DOGE menjadi pilihan utama trader leverage meliputi:

  1. Kemudahan akses melalui platform perdagangan lokal yang menyediakan margin hingga 10x.
  2. Sentimen pasar yang menganggap DOGE sebagai aset “meme” yang potensial untuk rally cepat.
  3. Korelasi yang lebih rendah dengan pergerakan Bitcoin, sehingga memberikan peluang diversifikasi.
  4. Kebijakan regulasi yang relatif ramah terhadap perdagangan derivatif di Indonesia.
Parameter Nilai
Open Interest (Futures) Rp 31 Triliun
Harga DOGE (IDR) ≈ Rp 1.200
Volume Harian ≈ Rp 5 Triliun
Leverage Tersedia 2x – 10x

Para analisanya memperingatkan bahwa meskipun potensi keuntungan tinggi, penggunaan leverage juga meningkatkan risiko kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, trader disarankan untuk mengelola risiko dengan menempatkan stop‑loss dan tidak menaruh seluruh modal pada satu posisi.

Ke depan, pergerakan harga DOGE diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen media sosial, kebijakan regulasi terkait derivatif kripto, serta perkembangan harga Bitcoin dan Ethereum. Jika volatilitas tetap tinggi, DOGE dapat terus menjadi primadona di kalangan trader leverage.