Doa Buka Puasa Zulhijah: Makna, Teks Lengkap, dan Jadwal Puasa Arafah 2026 yang Wajib Diketahui
Doa Buka Puasa Zulhijah: Makna, Teks Lengkap, dan Jadwal Puasa Arafah 2026 yang Wajib Diketahui

Doa Buka Puasa Zulhijah: Makna, Teks Lengkap, dan Jadwal Puasa Arafah 2026 yang Wajib Diketahui

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Menjelang akhir bulan Dzulhijjah, umat Islam di seluruh Indonesia kembali memusatkan perhatian pada ibadah puasa sunnah, khususnya puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah. Selain menunaikan puasa, tradisi mengucapkan doa buka puasa menjadi momen penting yang sarat makna syukur kepada Allah SWT. Artikel ini mengulas secara lengkap teks doa buka puasa Zulhijah, keutamaan puasa pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, serta jadwal resmi puasa Arafah dan Tarwiyah tahun 2026.

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah disebut sebagai hari-hari terbaik untuk beramal saleh. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW menyatakan, “Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” Karena itu, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah seperti puasa, dzikir, sedekah, membaca Al‑Qur’an, dan takbir.

Puasa sunnah Zulhijah biasanya dilakukan pada tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Di antara hari‑hari tersebut, puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah memiliki keutamaan khusus: “Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang” (HR. Muslim). Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah pula dianjurkan sebagai persiapan spiritual menjelang Idul Adha.

Doa Buka Puasa Zulhijah Lengkap

Doa buka puasa Zulhijah tidak berbeda jauh dengan doa buka puasa pada umumnya, namun disertai dengan rasa syukur khusus atas keberkahan puasa di hari yang mulia. Berikut dua versi doa yang umum diamalkan:

  • Doa pertama: ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
    Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insya Allah.
    Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah, dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan, Insya Allah.” (HR. Abu Daud)
  • Doa kedua: اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
    Latin: Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
    Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Maha Pengasih.”

Doa ini dibaca ketika adzan Maghrib berkumandang, baik sebelum maupun sesudah menyantap makanan berbuka. Rasulullah SAW menekankan pentingnya segera berbuka ketika maghrib tiba, dengan sabda, “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Menyesuaikan dengan penetapan Kementerian Agama RI, tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Berdasarkan kalender resmi, jadwal puasa sunnah adalah sebagai berikut:

Hari Tanggal Masehi Keterangan
1 Dzulhijjah 18 Mei 2026 Awal bulan Dzulhijjah
2 Dzulhijjah 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Tarwiyah) 25 Mei 2026 Puasa Tarwiyah
9 Dzulhijjah (Arafah) 26 Mei 2026 Puasa Arafah

Penting untuk dicatat bahwa tiga hari setelah Idul Adha (tanggal 11‑13 Dzulhijjah) merupakan hari Tasyrik, di mana puasa dilarang karena umat Islam diperbolehkan makan dan minum.

Praktik Doa Buka Puasa di Kota Ambon

Di kota Ambon, jadwal imsakiyah dan buka puasa Ramadan 2026 telah dipublikasikan oleh Bimas Islam Kementerian Agama. Meskipun informasi tersebut khusus untuk Ramadan, pola pelaksanaan buka puasa tetap relevan pada puasa sunnah. Warga Ambon diharapkan menyesuaikan waktu Maghrib setempat untuk mengucapkan doa buka puasa tepat waktu, sehingga khusyuk dalam bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.

Selain menunaikan doa, banyak masjid di Ambon dan kota lain mengadakan buka bersama (iftar) yang menekankan nilai kebersamaan. Kegiatan ini sejalan dengan semangat persaudaraan yang ditekankan dalam hadits, “Sesungguhnya shalat menahan diri dari makan dan minum bersama dengan orang lain pada waktu yang sama merupakan bentuk persaudaraan.”

Dengan menggabungkan teks doa, keutamaan puasa, serta jadwal resmi, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah secara terarah, sambil memperkuat ikatan spiritual menjelang Idul Adha.

Semoga setiap mukmin yang melaksanakan puasa sunnah ini senantiasa memperoleh keberkahan, pengampunan, serta pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT.