Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas
Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas

Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas

LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Beberapa hari lalu, sebuah kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Bekasi Timur, menimbulkan kerugian material dan menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang serta warga sekitar. Menurut laporan awal, kereta yang melaju pada jalur utama tergelincir dan menabrak fasilitas di stasiun, mengakibatkan kerusakan pada rel dan beberapa gerbong.

Menanggapi insiden tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) segera mengirim tim inspeksi ke lokasi dan memanggil pihak manajemen Green SM, perusahaan operator kereta yang mengelola layanan pada jalur tersebut. Panggilan tersebut bertujuan untuk memperoleh klarifikasi terkait penyebab kecelakaan serta langkah-langkah penanganan yang telah diambil.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di kantor Ditjen Hubdat, perwakilan Green SM diminta menjelaskan prosedur operasional, pemeliharaan peralatan, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan yang berlaku. Manajemen Green SM menyatakan akan bekerja sama penuh dan berjanji melakukan audit internal menyeluruh.

  • Audit keselamatan akan mencakup pemeriksaan kondisi rel, sistem pengereman, serta pelatihan masinis.
  • Tim audit independen akan dilibatkan untuk memastikan objektivitas hasil.
  • Hasil audit diharapkan selesai dalam dua minggu ke depan.

Selain audit, Ditjen Hubdat menegaskan kesiapan pemberian sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melanggar regulasi keselamatan. Sanksi dapat berupa denda administratif, pencabutan izin operasional sementara, atau tindakan hukum jika terbukti ada kelalaian serius.

Reaksi publik pun muncul di media sosial, menuntut transparansi dan akuntabilitas dari semua pihak terkait. Beberapa warga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur serta pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Pemerintah daerah Bekasi juga berjanji akan meningkatkan koordinasi dengan pihak pusat dalam hal monitoring jalur kereta dan penyediaan sarana darurat yang memadai.