Dinas Pariwisata Sulut Gandeng PHRI dan Hotel, Diskon Kamar untuk Dorong Kunjungan Wisatawan
Dinas Pariwisata Sulut Gandeng PHRI dan Hotel, Diskon Kamar untuk Dorong Kunjungan Wisatawan

Dinas Pariwisata Sulut Gandeng PHRI dan Hotel, Diskon Kamar untuk Dorong Kunjungan Wisatawan

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meluncurkan inisiatif baru dengan menjalin kerja sama bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta jaringan hotel di wilayah tersebut. Langkah strategis ini bertujuan mempermudah akses akomodasi bagi wisatawan serta meningkatkan volume kunjungan ke destinasi wisata regional.

Melalui kolaborasi ini, para pengelola hotel akan memberikan potongan harga khusus pada tarif kamar selama periode promosi yang ditentukan. Diskon dapat mencapai hingga 30 persen tergantung pada kelas hotel dan lama menginap, sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berikut rangkuman utama program diskon kamar yang akan diterapkan:

  • Target periode: Mulai bulan Agustus 2024 hingga akhir Desember 2024.
  • Benefisiari: Wisatawan yang mengunjungi objek wisata unggulan Sulut, termasuk Danau Tondano, Bunaken, dan Pulau Sangihe.
  • Syarat diskon: Pemesanan melalui platform resmi Dinas Pariwisata atau mitra hotel yang terdaftar, serta menunjukkan bukti tiket masuk objek wisata.
  • Besaran diskon: 15‑30% tergantung pada kategori hotel (bintang 3 ke atas) dan durasi menginap (minimum 2 malam).

Pihak Dinas Pariwisata menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi pelaku industri perhotelan, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan pendapatan daerah. Dinas menargetkan pertumbuhan kunjungan wisatawan sebesar 20‑25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain diskon kamar, PHRI akan mendukung pelatihan standar layanan bagi staf hotel, meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan, dan mempromosikan paket wisata terintegrasi yang mencakup transportasi, kuliner, serta kegiatan budaya setempat.

Pengamatan awal menunjukkan respons positif dari operator hotel, yang menyatakan antusiasme tinggi terhadap program ini. Salah satu manajer hotel di Manado mengungkapkan, “Diskon ini memberi nilai tambah bagi tamu, sekaligus meningkatkan okupansi pada musim low‑season.”

Dinas Pariwisata Sulut mengajak semua pelaku industri pariwisata untuk berpartisipasi aktif, berharap sinergi ini dapat menjadikan provinsi sebagai destinasi pilihan utama di kawasan Indonesia Timur.