Dimakamkan di Kampung Halaman, Ini Lokasi Pemakaman 3 Prajurit TNI Korban Insiden di Lebanon
Dimakamkan di Kampung Halaman, Ini Lokasi Pemakaman 3 Prajurit TNI Korban Insiden di Lebanon

Dimakamkan di Kampung Halaman, Ini Lokasi Pemakaman 3 Prajurit TNI Korban Insiden di Lebanon

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo Prabowo, secara resmi menurunkan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden serangan di wilayah Lebanon Selatan. Upacara pemakaman dilaksanakan di kampung halaman masing‑masing prajurit, dengan mengikuti tata cara militer yang melibatkan pasukan pengawal, menurunkan bendera setengah tiang, dan penghormatan akhir dari para perwira.

Ketiga prajurit yang tewas tersebut berasal dari satuan khusus yang tengah menjalankan misi perdamaian bersama pasukan Perserikatan Bangsa‑Bangsa (UNIFIL). Insiden penembakan yang menewaskan mereka terjadi pada tanggal 23 Maret 2024, menimbulkan keprihatinan nasional dan menegaskan risiko tinggi yang dihadapi anggota TNI dalam operasi luar negeri.

Berikut adalah rincian lokasi pemakaman masing‑masing prajurit:

  • Prajurit 1 – Dimakamkan di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. Upacara dihadiri oleh keluarga, pejabat daerah, serta perwakilan TNI.
  • Prajurit 2 – Pemakaman dilaksanakan di Desa Sukamukti, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prosesi militer mencakup pengiringan mobil pemakaman oleh kendaraan berwarna hitam dan penghormatan 21 langkah.
  • Prajurit 3 – Dimakamkan di Dusun Tanjung Harapan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh tokoh agama setempat.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya menghormati jasa para pahlawan yang mengorbankan nyawa demi perdamaian internasional. Ia menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen negara untuk terus mendukung operasi perdamaian serta memberikan perlindungan maksimal bagi personel yang terlibat.

Selain itu, Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan dalam misi luar negeri, guna mencegah terulangnya tragedi serupa. Pemerintah juga berjanji akan terus memperkuat dukungan moral dan material kepada keluarga yang ditinggalkan.