Cek Lokasi IFC, Airlangga Siapkan KEK Kura‑Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global

LintasWarganet.com – 02 Mei 2026 | Gubernur Bali, I Made Airlangga, kembali menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura‑Kura menjadi pusat keuangan internasional. Dalam kunjungan terbaru ke lokasi yang direncanakan menjadi kantor International Finance Centre (IFC), Airlangga meninjau kesiapan infrastruktur, regulasi, dan potensi investasi yang mendukung transformasi kawasan tersebut.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

  • Strategi penempatan IFC: Lokasi dipilih karena kedekatannya dengan pelabuhan utama, bandara internasional, dan jaringan transportasi darat yang sedang dalam tahap pengembangan.
  • Infrastruktur digital: Pemerintah berencana mengimplementasikan jaringan serat optik berkecepatan tinggi serta pusat data berstandar internasional untuk mendukung layanan fintech dan perbankan digital.
  • Regulasi ramah investasi: Diperkenalkannya kerangka peraturan yang mempermudah perizinan, memberikan insentif pajak, dan menjamin kepastian hukum bagi investor asing.
  • Pengembangan SDM: Kolaborasi dengan universitas lokal dan lembaga pelatihan untuk mencetak tenaga kerja yang terampil di bidang keuangan, teknologi, dan manajemen risiko.

Peluang investasi yang diharapkan meliputi sektor perbankan, layanan keuangan digital, aset digital, serta layanan pendukung seperti konsultan hukum dan audit internasional. Pemerintah provinsi menargetkan masuknya setidaknya lima lembaga keuangan global dalam tiga tahun ke depan, yang diperkirakan akan menambah kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 15 %.

Selain itu, KEK Kura‑Kura juga direncanakan menjadi hub bagi perusahaan fintech yang ingin mengakses pasar Asia‑Pasifik. Dengan kebijakan insentif pajak selama lima tahun dan fasilitas zona bebas bea masuk, diharapkan ekosistem inovasi akan tumbuh pesat.

Airlangga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan sektor swasta. “Keberhasilan KEK Kura‑Kura sebagai pusat keuangan global tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada ekosistem regulasi yang adaptif dan sumber daya manusia yang kompeten,” ujarnya dalam rapat kerja bersama tim perencanaan IFC.