Bulog Perkuat Ketersediaan Pangan hingga Pegunungan Bintang, Papua
Bulog Perkuat Ketersediaan Pangan hingga Pegunungan Bintang, Papua

Bulog Perkuat Ketersediaan Pangan hingga Pegunungan Bintang, Papua

LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Bulog, Badan Urusan Logistik Pangan, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah paling terpencil Indonesia, khususnya di daerah Pegunungan Bintang, Papua. Upaya ini melibatkan serangkaian langkah strategis yang dirancang untuk mengatasi tantangan geografis, infrastruktur terbatas, dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Medan berbukit dan jalan yang masih bersifat rudimenter menjadi penghalang utama dalam distribusi barang kebutuhan pokok. Untuk mengatasi hal tersebut, Bulog menggandeng armada kapal laut, pesawat kecil, serta kendaraan off‑road yang mampu menembus jalur‑jalur sempit. Setiap minggu, kiriman beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya dikirimkan dari pelabuhan utama di Sorong hingga ke pos‑pos distribusi di Pegunungan Bintang.

Berikut merupakan tahapan operasional yang diterapkan Bulog dalam rangka memastikan kelancaran distribusi:

  • Identifikasi kebutuhan pangan berbasis data real‑time dari pemerintah daerah.
  • Pengadaan dan penyiapan stok di gudang pusat yang terletak di Sorong dan Jayapura.
  • Pengiriman pertama menggunakan kapal cargo ke pelabuhan terdekat, kemudian dilanjutkan dengan truk off‑road atau heli bila diperlukan.
  • Penyimpanan akhir dilakukan di gudang mini berpendingin yang dibangun di desa‑desa strategis.
  • Monitoring dan evaluasi rutin melalui tim lapangan yang melaporkan kondisi stok serta kendala logistik.

Selain meningkatkan infrastruktur transportasi, Bulog juga melibatkan masyarakat setempat dalam proses distribusi. Program pelatihan bagi penduduk lokal tentang pengelolaan gudang serta distribusi barang membantu mempercepat penyaluran dan mengurangi potensi kerusakan produk.

Data terbaru menunjukkan bahwa sejak peluncuran program intensif pada awal tahun 2024, tingkat ketersediaan beras di rumah tangga di Pegunungan Bintang meningkat sebesar 23 %. Penurunan harga beras di pasar lokal juga tercatat, mengindikasikan keberhasilan intervensi Bulog dalam menstabilkan pasar.

Ke depan, Bulog berencana memperluas jaringan gudang berpendingin dan memperkenalkan sistem logistik berbasis digital untuk memantau pergerakan stok secara real‑time. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan di Papua, tetapi juga menjadi model bagi daerah‑daerah terpencil lain di Indonesia.