BRIN: Varietas pangan peneliti UMI Makassar sebuah terobosan
BRIN: Varietas pangan peneliti UMI Makassar sebuah terobosan

BRIN: Varietas pangan peneliti UMI Makassar sebuah terobosan

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan bahwa pengembangan varietas tanaman baru yang dihasilkan oleh peneliti Universitas Muhammadiyah Makassar (UMI) merupakan langkah penting bagi ketahanan pangan Indonesia. Varietas tersebut telah melewati serangkaian uji coba lapangan dan menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam hal produktivitas, toleransi terhadap kondisi iklim ekstrim, serta resistensi terhadap hama utama.

Penelitian dipimpin oleh Dr. Ahmad Fauzi bersama timnya, yang selama tiga tahun terakhir melakukan penyilangan genetik dan seleksi berbasis marker DNA. Hasil akhir adalah sebuah varietas padi dengan potensi peningkatan hasil panen hingga 30 persen dibandingkan varietas konvensional yang saat ini banyak ditanam di wilayah Sulawesi Selatan.

  • Keunggulan agronomi: pertumbuhan lebih cepat, kebutuhan air lebih rendah, dan kemampuan beradaptasi pada tanah marginal.
  • Ketahanan hama: menampilkan resistensi terhadap wereng coklat dan penyakit layu bakteri.
  • Manfaat ekonomi: perkiraan peningkatan pendapatan petani lokal hingga 25 persen.

BRIN berperan sebagai fasilitator utama, menyediakan fasilitas laboratorium, pendanaan, serta jaringan distribusi hasil riset ke lembaga penyuluhan pertanian. Kolaborasi ini mencerminkan strategi nasional untuk mempercepat transfer teknologi dari institusi akademik ke lapangan.

Keberhasilan ini juga membuka peluang penelitian lanjutan, termasuk pengembangan varietas serbaguna untuk daerah lain di Indonesia yang memiliki kondisi agroklimat berbeda. Diharapkan, model kolaboratif antara BRIN dan perguruan tinggi dapat menjadi contoh bagi institusi riset lainnya dalam menciptakan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.