BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Daerah Sulawesi Utara
BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Daerah Sulawesi Utara

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Daerah Sulawesi Utara

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan tentang potensi hujan deras serta angin kencang yang diproyeksikan melanda sepuluh kabupaten/kota di Sulawesi Utara dalam beberapa hari ke depan. Fenomena cuaca ini dipicu oleh pergerakan sistem konvektif di perairan sekitar Pulau Sulawesi, yang diperkirakan akan memperkuat intensitas hujan dan kecepatan angin.

Daerah‑daerah yang termasuk dalam zona rawan antara lain:

  • Kota Manado
  • Kabupaten Minahasa
  • Kabupaten Minahasa Utara
  • Kabupaten Minahasa Tenggara
  • Kabupaten Bolaang Mongondow
  • Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  • Kabupaten Sangihe
  • Kabupaten Sitaro
  • Kabupaten Kepulauan Talaud
  • Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

BMKG menilai bahwa intensitas hujan dapat mencapai 150‑200 mm dalam 24 jam, sementara kecepatan angin diperkirakan mencapai 30‑45 km/jam, dengan kemungkinan terjadinya gust (angin kencang sesaat) lebih tinggi pada daerah pesisir.

Untuk mengurangi dampak, masyarakat disarankan untuk:

  1. Mengamati perkiraan cuaca secara berkala melalui media resmi.
  2. Mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin, seperti atap ringan, papan iklan, atau peralatan outdoor.
  3. Menghindari aktivitas di luar rumah terutama di daerah rawan banjir atau tanah longsor.
  4. Menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, radio, dan persediaan air bersih.

Pihak kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dinas terkait lainnya telah menyiapkan tim respons cepat untuk menangani potensi banjir, tanah longsor, serta kerusakan infrastruktur. Warga diminta melaporkan kejadian darurat melalui nomor telepon layanan darurat setempat.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan pembaruan bila diperlukan. Kewaspadaan bersama diharapkan dapat meminimalkan kerugian dan memastikan keselamatan masyarakat.