BKKBN Bangka Belitung Galang Sinergi Lintas Sektor Turunkan Kasus Stunting
BKKBN Bangka Belitung Galang Sinergi Lintas Sektor Turunkan Kasus Stunting

BKKBN Bangka Belitung Galang Sinergi Lintas Sektor Turunkan Kasus Stunting

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Penurunan kasus stunting (tengkes) menjadi prioritas utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam upaya mempercepat perbaikan status gizi anak dan meningkatkan kualitas keluarga, BKKBN menggerakkan koordinasi lintas sektor yang melibatkan dinas kesehatan, pendidikan, sosial, serta lembaga swadaya masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Bapak Dwi Hartono, menyatakan bahwa sinergi ini diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting dari 13,2 % pada tahun 2022 menjadi di bawah 8 % pada akhir 2025. “Kita tidak dapat menyelesaikan masalah gizi secara terpisah. Dibutuhkan kolaborasi antara tenaga medis, guru, kader posyandu, dan tokoh masyarakat agar intervensi dapat menjangkau seluruh lapisan keluarga,” ujarnya dalam rapat koordinasi yang digelar di kantor BKKBN Pangkalpinang.

Berbagai program konkret telah dirancang, antara lain:

  • Peningkatan kualitas layanan posyandu dengan pelatihan gizi bagi kader dan penyediaan alat ukur antropometri yang akurat.
  • Penyuluhan gizi di sekolah dasar melalui modul edukasi yang melibatkan guru dan orang tua.
  • Distribusi makanan tambahan berbasis protein dan mikronutrien bagi ibu hamil dan menyusui di wilayah berisiko tinggi.
  • Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pelatihan usaha mikro dan bantuan modal kerja bagi perempuan kepala rumah tangga.
  • Monitoring dan evaluasi berbasis data digital yang terintegrasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BKKBN.

Berikut target capaian yang direncanakan hingga 2025:

Indikator 2022 Target 2025
Prevalensi stunting (%) 13,2 <8,0
Persentase balita yang terdaftar di posyandu 68 90
Jumlah kader posyandu terlatih 1.150 1.800
Program bantuan makanan tambahan yang disalurkan 5.000 keluarga 12.000 keluarga

Dengan melibatkan semua pihak, BKKBN berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal anak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. Implementasi sinergi lintas sektor ini akan terus dipantau melalui rapat koordinasi bulanan dan laporan triwulanan yang dipublikasikan untuk transparansi publik.