BGN Terima Masukan Masyarakat, 2.213 SPPG Masih Ditangguhkan
BGN Terima Masukan Masyarakat, 2.213 SPPG Masih Ditangguhkan

BGN Terima Masukan Masyarakat, 2.213 SPPG Masih Ditangguhkan

LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) menerima sejumlah masukan dan keluhan dari masyarakat terkait proses pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga kini, sebanyak 2.213 SPPG masih berada dalam status ditangguhkan karena belum memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan teknis.

Masukan yang diterima meliputi keluhan tentang lambatnya proses verifikasi dokumen, ketidaksesuaian lokasi, serta kurangnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak pengelola. BGN menanggapi hal tersebut dengan memperkuat mekanisme evaluasi dan mempercepat penyelesaian isu-isu yang menghambat aktivasi SPPG.

Berikut adalah ringkasan data status SPPG berdasarkan informasi terbaru BGN:

Status Jumlah
Sudah Aktif 1.842
Ditangguhkan 2.213
Dalam Proses Verifikasi 467

Beberapa faktor utama yang menyebabkan penangguhan antara lain:

  • Kelengkapan dokumen perizinan belum terpenuhi.
  • Penetapan lokasi yang belum sesuai standar gizi dan aksesibilitas.
  • Kekurangan sumber daya manusia terlatih di tingkat daerah.
  • Masalah pendanaan yang belum disalurkan secara optimal.

BGN berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan, memperbaiki prosedur, serta mempercepat aktivasi SPPG yang masih tertunda. Diharapkan dalam beberapa bulan ke depan, jumlah SPPG yang ditangguhkan dapat berkurang signifikan, sehingga layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan populasi yang membutuhkan.