BGN Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia
BGN Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia

BGN Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia

LintasWarganet.com – 04 April 2026 | Balai Besar Karantina (BGN) di wilayah Timur Indonesia, khususnya Sulawesi, telah meningkatkan intensitas pengawasan terhadap komoditas pangan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan keamanan pangan serta ancaman masuknya hama dan penyakit yang dapat mengganggu rantai pasokan.

Beberapa fokus utama BGN meliputi:

  • Pemeriksaan fisik dan visual pada produk pertanian dan perikanan di pelabuhan, bandara, serta pasar tradisional.
  • Pengujian laboratorium standar untuk mendeteksi residu pestisida, mikroba patogen, dan kontaminan kimia.
  • Penerapan tindakan karantina, termasuk penahanan, pemusnahan, atau pemrosesan lanjutan bagi barang yang tidak memenuhi standar.

Tim BGN juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta lembaga penelitian untuk memperkuat prosedur pengujian. Dengan dukungan teknologi modern, seperti sistem informasi berbasis GIS, pemantauan wilayah menjadi lebih cepat dan akurat.

Hasil awal dari peningkatan pengawasan menunjukkan penurunan signifikan dalam kasus penyebaran hama pada tanaman kelapa sawit dan penurunan kontaminasi mikrobiologis pada produk perikanan. Selain itu, petani dan pelaku usaha pangan melaporkan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Ke depan, BGN berencana memperluas jangkauan inspeksi ke wilayah-wilayah terpencil serta memperkenalkan pelatihan reguler bagi petugas lapangan. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan risiko masuknya barang tidak layak serta mendukung ketahanan pangan nasional.