BGN Hentikan Sementara Operasional Delapan Dapur SPPG di Tulungagung
BGN Hentikan Sementara Operasional Delapan Dapur SPPG di Tulungagung

BGN Hentikan Sementara Operasional Delapan Dapur SPPG di Tulungagung

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan penghentian sementara operasional delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh yang mengindikasikan beberapa dapur tidak memenuhi standar kebersihan dan prosedur operasional yang ditetapkan.

Delapan dapur yang terdampak meliputi wilayah Kecamatan Kedungwaru, Nguntoronadi, dan Wates. Secara keseluruhan, program SPPG di daerah tersebut melayani sekitar 2.400 anak balita dan ibu hamil. Penghentian sementara ini diperkirakan akan mempengaruhi penyediaan makanan bergizi bagi sekitar 1.800 penerima manfaat secara langsung.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan BGN dalam proses perbaikan. Bupati Tulungagung, Dr. H. M. Abdul Wahab, menegaskan bahwa daerah akan menyediakan dukungan logistik dan tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan dapur-dapur tersebut.

Berikut ini langkah-langkah yang akan diambil oleh BGN dan pihak terkait:

  • Audit lapangan terhadap masing-masing dapur selama 7 hari kerja.
  • Penyusunan laporan temuan dan rekomendasi perbaikan.
  • Penyediaan pelatihan kebersihan dan manajemen gizi bagi staf dapur.
  • Monitoring berkala setelah perbaikan diterapkan.

Organisasi non‑pemerintah yang bergerak di bidang gizi, seperti LSM Gizi Sehat Indonesia, menyambut keputusan BGN sebagai upaya memastikan kualitas layanan. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya penyediaan alternatif pangan bagi keluarga yang terdampak selama masa penghentian.

BGN menargetkan agar seluruh delapan dapur dapat kembali beroperasi paling lambat akhir April 2026, setelah semua standar terpenuhi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat proses tersebut demi menjaga keberlanjutan program gizi yang sangat krusial bagi pertumbuhan anak-anak di Tulungagung.