Bentuk Tim Pengadaan Batu Bara untuk PLN, Bahlil: Sudah Capek Ngomong Sana Lain, Sini Lain
Bentuk Tim Pengadaan Batu Bara untuk PLN, Bahlil: Sudah Capek Ngomong Sana Lain, Sini Lain

Bentuk Tim Pengadaan Batu Bara untuk PLN, Bahlil: Sudah Capek Ngomong Sana Lain, Sini Lain

LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan pembentukan tim khusus yang bertugas mengatasi masalah pengadaan batu bara berkalori sedang bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Keputusan ini diambil setelah serangkaian pertemuan dengan pihak terkait tidak menghasilkan solusi yang memadai.

Tim tersebut akan terdiri dari perwakilan kementerian, BUMN terkait, serta pakar energi yang memiliki pengalaman dalam rantai pasok batu bara. Tugas utama mereka meliputi:

  • Menganalisis penyebab keterlambatan pasokan batu bara yang berpengaruh pada ketersediaan listrik nasional.
  • Menyusun mekanisme pengadaan yang transparan, cepat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
  • Bernegosiasi dengan pemasok domestik maupun internasional untuk memastikan ketersediaan batu bara dengan kualitas yang dibutuhkan.
  • Menetapkan indikator kinerja (KPI) untuk memantau efektivitas proses pengadaan.

Bahlil menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar pernyataan, melainkan langkah konkret setelah mengalami “keletihan” karena harus berulang‑ulang menjelaskan situasi kepada berbagai pihak yang tidak memberikan solusi. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memberikan wewenang penuh kepada tim ini untuk mengambil keputusan strategis demi menjaga stabilitas pasokan listrik.

Jika berhasil, diharapkan PLN dapat mengurangi risiko pemadaman listrik yang sering terjadi pada musim kemarau serta menstabilkan tarif listrik bagi konsumen. Pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan, sehingga dapat mengurangi potensi praktik korupsi atau penyalahgunaan anggaran.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mengatasi krisis energi nasional, sekaligus menyiapkan fondasi bagi transisi energi yang lebih bersih di masa mendatang.