Begini Respons BGN soal Isu Pemberian Susu Formula Bagi Bayi di Program MBG
Begini Respons BGN soal Isu Pemberian Susu Formula Bagi Bayi di Program MBG

Begini Respons BGN soal Isu Pemberian Susu Formula Bagi Bayi di Program MBG

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi atas beredarnya narasi bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membagikan susu formula bayi secara massal. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak akurat dan memerlukan pelurusan.

Dalam sambutan resmi, Dadan menegaskan bahwa program MBG ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi anak usia dini melalui makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi mereka. Program ini berfokus pada pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang kaya protein, vitamin, dan mineral, serta tidak memasukkan susu formula sebagai bagian rutin pembagian.

Berikut poin-poin utama yang disampaikan oleh Kepala BGN:

  • MBG menyediakan paket makanan bergizi yang dirancang oleh ahli gizi untuk memenuhi standar kecukupan gizi anak usia 0-2 tahun.
  • Pembagian susu formula hanya dilakukan dalam situasi khusus, misalnya pada bayi yang memiliki kebutuhan medis khusus yang telah disertifikasi oleh tenaga kesehatan.
  • Setiap paket MBG disertai edukasi kepada orang tua tentang pentingnya ASI eksklusif dan cara memberikan MPASI yang tepat.
  • Pengawasan distribusi makanan MBG dilakukan secara ketat oleh tim BGN bersama Dinas Kesehatan setempat.

Dadan Hindayana menambahkan bahwa penyebaran informasi yang tidak berdasar dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat dan mengganggu upaya pemerintah dalam memperbaiki status gizi anak. Ia mengajak semua pihak untuk mengandalkan sumber resmi serta data yang terverifikasi ketika membahas program kebijakan gizi.

Selain itu, BGN juga sedang melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas program MBG, termasuk pemantauan pertumbuhan anak yang menerima bantuan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan kebijakan di masa mendatang.