BBRMP Maluku Prioritaskan Pendampingan Poligon Lahan untuk Ketahanan Pangan
BBRMP Maluku Prioritaskan Pendampingan Poligon Lahan untuk Ketahanan Pangan

BBRMP Maluku Prioritaskan Pendampingan Poligon Lahan untuk Ketahanan Pangan

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku menegaskan bahwa pendampingan penyusunan poligon lahan menjadi fokus utama dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di provinsi ini. Program ini selaras dengan kebijakan Kementerian Pertanian yang menargetkan peningkatan produksi pangan lokal melalui pendekatan terpadu.

Poligon lahan merupakan kawasan pertanian yang dikelompokkan secara geografis untuk memudahkan koordinasi antara petani, penyuluh, dan pihak teknis. Dengan pembentukan poligon, BBRMP dapat menyediakan layanan teknis, penyediaan bibit unggul, serta pemantauan secara berkala.

Tujuan utama pendampingan

  • Menjamin ketersediaan pangan pokok seperti padi, jagung, dan sagu di wilayah Maluku.
  • Meningkatkan produktivitas lahan melalui penggunaan teknologi pertanian modern.
  • Mengoptimalkan penggunaan input pertanian (pupuk, pestisida, bibit) secara efisien.
  • Memberdayakan kelompok tani melalui pelatihan dan pendampingan teknis.
  • Mengurangi ketergantungan pada impor pangan.

Implementasi program dimulai pada kuartal pertama 2024 dengan target mencakup enam pulau utama di Maluku. Setiap poligon akan dipimpin oleh koordinator lapangan yang bertanggung jawab atas perencanaan penanaman, pemupukan, hingga panen. BBRMP juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga riset pertanian, dan organisasi non‑pemerintah untuk memastikan ketersediaan sumber daya dan pengetahuan yang dibutuhkan.

Beberapa langkah konkret yang telah direncanakan meliputi:

  1. Identifikasi lahan potensial melalui survei satelit dan kunjungan lapangan.
  2. Penyusunan rencana tanam yang menyesuaikan dengan kondisi iklim dan tanah setempat.
  3. Penyediaan bibit unggul dan bahan tanaman yang telah teruji ketahanannya.
  4. Penyuluhan intensif tentang praktik pertanian berkelanjutan dan manajemen hama.
  5. Pembentukan sistem pemantauan digital untuk mencatat hasil produksi secara real‑time.

Dengan fokus pada pendampingan poligon, BBRMP berharap dalam jangka menengah dapat menurunkan tingkat impor pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat ketahanan pangan wilayah Maluku secara berkelanjutan.