Ayam Mati di Lumbung Listrik
Ayam Mati di Lumbung Listrik

Ayam Mati di Lumbung Listrik

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Pada pukul lima pagi, dapur kecil milik Bu Siti di sebuah permukiman di Jakarta sudah beroperasi menggunakan listrik, bukan lagi kayu bakar tradisional. Perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi rumah tangga yang semakin mengandalkan peralatan listrik. Namun, di balik kemudahan tersebut, sebuah insiden tak terduga terjadi: beberapa ekor ayam ternak Bu Siti ditemukan mati di dalam lumbung listrik yang dipasang di belakang rumah.

Tim teknisi listrik yang dipanggil oleh pihak berwenang melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasil temuan meliputi:

  • Termostat tidak berfungsi dengan baik, sehingga tidak mematikan aliran listrik ketika suhu mencapai batas maksimum.
  • Ventilasi lumbung listrik tidak memadai, sehingga panas tidak dapat keluar secara optimal.
  • Penggunaan kabel listrik yang tidak sesuai standar untuk beban pemanas.

Akibat kegagalan tersebut, suhu di dalam lumbung naik hingga mencapai 45°C, suhu yang fatal bagi ayam. Selain itu, listrik yang berlebih juga meningkatkan risiko kebakaran, meskipun dalam kasus ini tidak terjadi kebakaran.

Pihak kepolisian setempat mencatat kejadian ini sebagai pelanggaran terhadap standar keselamatan listrik rumah tangga. Bu Siti kini diminta untuk melakukan perbaikan instalasi listrik sesuai regulasi, termasuk penggantian termostat, peningkatan ventilasi, dan penggunaan kabel berisolasi yang tepat.

Insiden ini menjadi peringatan bagi banyak warga yang menggabungkan peralatan listrik dengan peternakan rumah tangga. Ahli keamanan listrik menekankan pentingnya:

  1. Menggunakan peralatan listrik yang memiliki sertifikasi resmi.
  2. Memasang sistem ventilasi yang memadai pada ruang yang berdekatan dengan peralatan listrik.
  3. Melakukan inspeksi rutin terhadap instalasi listrik, terutama yang berhubungan dengan peralatan pemanas.

Bu Siti berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan berencana untuk memindahkan ayam-ayamnya ke kandang terpisah yang tidak terhubung langsung dengan peralatan listrik. Pemerintah daerah juga berjanji akan meningkatkan sosialisasi mengenai penggunaan listrik yang aman di lingkungan permukiman.