Ayah Santriwati Pekalongan Klaim Hamil Tanpa Hubungan Badan, Menyesal Bayi Diadopsi
Ayah Santriwati Pekalongan Klaim Hamil Tanpa Hubungan Badan, Menyesal Bayi Diadopsi

Ayah Santriwati Pekalongan Klaim Hamil Tanpa Hubungan Badan, Menyesal Bayi Diadopsi

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Slamet, ayah dari seorang santriwati berusia 22 tahun yang sempat viral karena mengaku hamil dan melahirkan tanpa melalui hubungan badan, kembali menjadi sorotan publik setelah menyatakan penyesalannya atas adopsi bayi yang lahir dari klaim tersebut.

Kronologi Peristiwa

Pada akhir pekan lalu, video Slamet muncul di media sosial mengklaim bahwa ia dapat hamil tanpa melakukan hubungan seksual, bahkan menyebut dirinya telah melahirkan seorang bayi. Klaim tersebut segera menuai kritik tajam dari netizen, ulama, dan pihak berwenang.

Pernyataan Ayah

Dalam sebuah wawancara singkat, Slamet mengaku bahwa pernyataannya sebelumnya bersifat “ekspresi pribadi” yang tidak dimaksudkan untuk menipu. Ia menambahkan, “Saya menyesal karena bayi yang saya katakan lahir ternyata diadopsi oleh orang lain. Siapa tahu nanti saya bisa menjadi wali bagi anak itu.”

Reaksi Masyarakat

Netizen membagi pendapat menjadi dua kubu. Sebagian mengkritik keras tindakan dan pernyataan Slamet sebagai penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kebingungan, terutama di kalangan pemuda. Sementara yang lain menyarankan agar kasus ini diperlakukan secara humanis, mengingat adanya unsur adopsi yang melibatkan anak.

Aspek Hukum dan Agama

Penutup

Kasus Slamet memperlihatkan betapa cepatnya informasi dapat menyebar di era digital, serta pentingnya verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu klaim. Sementara proses adopsi anak tersebut masih berada dalam ranah hukum keluarga, masyarakat diharapkan menahan diri dari penyebaran rumor dan lebih menekankan pada kepedulian terhadap hak anak.