Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan
Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan

Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | BNPB mencatat bahwa pada periode antara Kamis, 14 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 15 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, beberapa wilayah Indonesia mengalami bencana alam yang memerlukan penanganan cepat.

Di Kabupaten Klaten, Central Java, terjadi angin kencang yang melanda beberapa desa pada sore hari Kamis. Kecepatan angin dilaporkan mencapai 70–80 km/jam, menyebabkan pohon tumbang, atap rumah rusak, serta terganggunya jaringan listrik. Sekitar 150 rumah terdampak, 20 rumah mengalami kerusakan struktural yang memerlukan perbaikan segera. Tim SAR daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan evakuasi warga di area berisiko dan menyiapkan bantuan logistik.

Sementara itu, di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, muncul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipicu oleh cuaca kering serta angin kencang. Area terbakar diperkirakan meliputi 1.200 hektar hutan sekunder dan lahan pertanian. Karhutla menyebabkan asap tebal menutupi wilayah sekitarnya, mengganggu aktivitas pernapasan warga dan menurunkan kualitas udara.

  • Jumlah titik kebakaran teridentifikasi: 12 titik panas utama.
  • Jumlah petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan: 250 orang.
  • Penggunaan pesawat pemadam dan helikopter untuk penyemprotan air: 5 kali selama 24 jam.

BNPB bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengerahkan tim gabungan untuk memadamkan api dan melakukan evakuasi sementara bagi penduduk yang berada di zona merah. Upaya pemadaman difokuskan pada penyemprotan air, pembuatan garis pemadam api, serta penempatan tim medis di pos-pos penampungan.

Langkah mitigasi yang disarankan bagi masyarakat meliputi:

  1. Menghindari area yang terkena dampak asap karhutla.
  2. Menggunakan masker N95 atau setara saat berada di luar ruangan.
  3. Mengamankan barang berharga dan memastikan listrik serta gas dimatikan bila terjadi kerusakan.
  4. Melaporkan setiap titik api atau kerusakan struktural ke nomor darurat 112.

Pemerintah daerah Klaten juga telah mengaktifkan posko bantuan darurat, menyediakan paket sembako, serta menyiapkan tenaga medis untuk penanganan luka ringan. Sedangkan di Nunukan, posko penampungan sementara dibuka di tiga balai desa dengan kapasitas total 600 orang.

BNPB menegaskan bahwa pemantauan cuaca akan terus dilakukan dan peringatan dini akan disebarluaskan melalui media sosial, radio, dan televisi. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi demi mengurangi risiko cedera dan kerugian material.