Aktivitas Perempuan Kaltara: PP Tunas Langkah Positif yang Dibutuhkan
Aktivitas Perempuan Kaltara: PP Tunas Langkah Positif yang Dibutuhkan

Aktivitas Perempuan Kaltara: PP Tunas Langkah Positif yang Dibutuhkan

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Norjannah, seorang aktivis perempuan asal Provinsi Kalimantan Utara, mengkritisi kebijakan pembatasan akses pada platform digital yang dapat menimbulkan risiko bagi kebebasan berekspresi dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, regulasi yang terlalu ketat dapat menghambat inovasi, mengurangi peluang ekonomi digital, serta memperburuk ketimpangan informasi di daerah terpencil.

Sebagai respons, pemerintah daerah melalui program PP Tunas (Program Penguatan Tunas) meluncurkan serangkaian inisiatif yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam dunia digital. Program ini mencakup pelatihan literasi digital, pendampingan startup berbasis teknologi, serta penyediaan akses internet yang lebih terjangkau.

  • Peningkatan kompetensi digital melalui workshop dan modul e‑learning.
  • Dukungan pendanaan awal bagi proyek inovatif yang dikelola perempuan.
  • Pembentukan jaringan mentor dari sektor teknologi dan bisnis.
  • Penyediaan fasilitas coworking space di beberapa kota Kaltara.

Norjannah menilai langkah tersebut sebagai sinyal positif karena dapat menutup kesenjangan gender dalam ekonomi digital. Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Namun, aktivis tersebut juga mengingatkan bahwa keberhasilan PP Tunas sangat bergantung pada implementasi yang transparan dan partisipatif. Keterlibatan komunitas lokal, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta harus menjadi bagian integral dalam setiap fase pelaksanaan program.

Dengan menyeimbangkan kebijakan regulasi yang melindungi hak digital dan mendukung inisiatif pemberdayaan seperti PP Tunas, Kalimantan Utara dapat menjadi contoh wilayah yang mengoptimalkan potensi teknologi untuk kemajuan sosial dan ekonomi.