Air Laut Tiba‑Tiba Surut di Basaan Pasca Gempa 7,6, Warga Mulai Berjaga
Air Laut Tiba‑Tiba Surut di Basaan Pasca Gempa 7,6, Warga Mulai Berjaga

Air Laut Tiba‑Tiba Surut di Basaan Pasca Gempa 7,6, Warga Mulai Berjaga

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Setelah gempa bumi berkekuatan magnitude 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis pagi, 2 April 2024, warga di sejumlah daerah pesisir melaporkan fenomena surutnya air laut secara tiba‑tiba dan tidak wajar.

Gempa tersebut tercatat terjadi sekitar pukul 06:15 WIB dengan pusat gempa berada di kedalaman sekitar 20 kilometer di lepas pantai Kabupaten Minahasa. Getaran terasa kuat di kota‑kota besar seperti Manado, Tomohon, dan Bitung, serta memicu kepanikan sementara di beberapa wilayah.

Di daerah Basaan, penduduk menyaksikan air laut mundur jauh dari garis pantai, memunculkan hamparan pasir dan terumbu karang yang biasanya tertutup. Surutnya air laut diperkirakan mencapai 5‑10 meter dan berlangsung selama kurang lebih tiga menit sebelum air kembali mengalir dengan cepat.

Para ahli mengaitkan fenomena ini sebagai kemungkinan awal tsunami yang dipicu oleh pergeseran lempeng tektonik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengeluarkan peringatan dini dan meminta masyarakat untuk menjauhi zona pantai hingga situasi dinyatakan aman.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut mengerahkan tim lapangan untuk memantau kondisi laut, melakukan evakuasi bila diperlukan, dan menyiapkan posko bantuan di daerah terdampak. Sampai kini belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa, namun petugas tetap waspada.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku merasa takut dan kebingungan. Beberapa di antaranya merekam video dan foto sebagai bukti, sementara yang lain menunggu informasi lebih lanjut dari otoritas setempat.

Saat ini, tingkat laut telah kembali normal dan BMKG terus memantau aktivitas seismik. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan menghindari area pantai hingga peringatan dicabut.

  • Segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi jika melihat air laut surut secara tiba‑tiba.
  • Jangan kembali ke pantai sampai ada konfirmasi aman dari pihak berwenang.
  • Ikuti informasi terbaru melalui media resmi seperti BMKG dan BPBD.
  • Siapkan perlengkapan darurat seperti senter, radio, dan persediaan air bersih.