4.245 KK di Lombok Barat Alami Krisis Air Usai Sebulan Tanpa Hujan, BNPB Lapor
4.245 KK di Lombok Barat Alami Krisis Air Usai Sebulan Tanpa Hujan, BNPB Lapor

4.245 KK di Lombok Barat Alami Krisis Air Usai Sebulan Tanpa Hujan, BNPB Lapor

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa sebanyak 4.245 kepala keluarga (KK) di lima kecamatan wilayah Lombok Barat mengalami krisis air setelah tidak hujan selama satu bulan penuh.

Kondisi kekeringan ini memperparah keterbatasan pasokan air bersih bagi penduduk, terutama di daerah pedesaan yang bergantung pada sumur dangkal dan mata air alami.

Kelima kecamatan yang terdampak meliputi:

  • Kecamatan Lembar
  • Kecamatan Gerung
  • Kecamatan Narmada
  • Kecamatan Sekotong
  • Kecamatan Kediri

BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat telah menyalurkan bantuan darurat berupa tandon air portable, truk tangki, dan material penyaring air untuk mengurangi dampak kekurangan air.

Selain itu, upaya jangka panjang meliputi:

  1. Pengeboran sumur bor baru di wilayah yang memiliki potensi air tanah.
  2. Pembangunan instalasi penampungan air hujan di sekolah dan balai desa.
  3. Peningkatan koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mengoptimalkan irigasi lahan pertanian.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan mengadopsi teknik pengolahan air sederhana, seperti penyaringan dengan pasir dan kapur.

BNPB menegaskan bahwa situasi akan terus dipantau dan bantuan tambahan siap diberikan bila kondisi tidak membaik dalam waktu dekat.