240 Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Selamat Setelah Kecelakaan
240 Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Selamat Setelah Kecelakaan

240 Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Selamat Setelah Kecelakaan

LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Kereta api kelas eksekutif Argo Bromo Anggrek yang beroperasi pada rute Jakarta‑Surabaya mengalami kecelakaan pada sore hari kemarin. Menurut pernyataan resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI), seluruh 240 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dari lokasi kejadian.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di daerah jalur lintas antara Stasiun Jombang dan Stasiun Mojokerto. Sebuah rel pecah menyebabkan kereta kehilangan kendali sesaat sebelum meluncur ke jalur samping. Meski terjadi kerusakan pada gerbong depan, kereta tidak mengalami penurunan kecepatan yang signifikan sehingga sistem keselamatan otomatis dapat mengaktifkan rem darurat.

Tim SAR yang dikerahkan oleh KAI bersama dengan aparat kepolisian dan pemadam kebakaran setempat berhasil mengevakuasi penumpang dalam waktu kurang dari dua jam. Proses evakuasi melibatkan penggunaan gerobak penumpang darurat serta kendaraan khusus yang tersedia di stasiun terdekat.

  • Penumpang dipindahkan ke gerbong cadangan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
  • Setelah evakuasi, penumpang diberikan bantuan medis ringan dan fasilitas transportasi ke tujuan akhir mereka.
  • Kereta ditarik dari lokasi kecelakaan menggunakan lokomotif penarik dan kemudian dibawa ke bengkel perawatan untuk inspeksi menyeluruh.

Pihak KAI menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dilaporkan. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Kami berterima kasih atas kerja sama cepat seluruh tim penyelamat dan kepolisian yang memastikan evakuasi berjalan lancar,” ujar Direktur Operasional KAI, Budi Santoso.

Investigasi awal menunjukkan bahwa faktor utama kecelakaan adalah keretakan pada rel akibat proses korosi yang tidak terdeteksi pada inspeksi rutin. KAI telah menjadwalkan audit menyeluruh pada seluruh jaringan rel di jalur tersebut dan berkomitmen meningkatkan frekuensi pengecekan guna mencegah kejadian serupa.

Penumpang yang terdampak diberikan kompensasi berupa tiket gratis untuk perjalanan selanjutnya serta voucher makan di stasiun tujuan. KAI juga berjanji akan memperbaiki layanan dan memberikan informasi transparan mengenai hasil penyelidikan lengkap.