108 Kejadian Bencana di NTB pada Kuartal I 2026, Catatan BPBD

LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat tercatat sebanyak 108 kejadian bencana alam yang terjadi antara Januari hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kuartal pertama tahun sebelumnya, menandakan tekanan cuaca ekstrim yang terus menguji ketahanan wilayah kepulauan ini.

Berikut rincian per bulan serta tipe bencana yang paling dominan:

Bulan Jumlah Kejadian Jenis Bencana Utama
Januari 32 Tanah Longsor, Banjir
Februari 38 Tanah Longsor, Banjir Bandang
Maret 38 Tanah Longsor, Banjir, Kebakaran Hutan

Jenis bencana yang paling sering terjadi meliputi:

  • Tanah longsor: 71 kejadian (65,7% dari total)
  • Banjir/banjir bandang: 25 kejadian (23,1%)
  • Kebakaran hutan dan lahan: 7 kejadian (6,5%)
  • Gempa bumi ringan: 5 kejadian (4,7%)

Akibat bencana tersebut, tercatat ada 12 korban jiwa, 34 orang terluka, serta lebih dari 1.200 penduduk yang harus mengungsi sementara. Kerusakan infrastruktur meliputi jalan, jembatan, serta fasilitas publik di lima kabupaten, dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp 78 miliar.

BPBD NTB telah mengaktifkan tim SAR, menyalurkan bantuan logistik, serta berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan lembaga sosial untuk mempercepat proses evakuasi dan rehabilitasi. Selain itu, aparat setempat mengoptimalkan penggunaan aplikasi peringatan bencana yang dapat diakses melalui ponsel, sehingga masyarakat dapat menerima informasi real‑time terkait potensi bahaya.

Ke depannya, BPBD menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana di tingkat desa, penanaman kembali vegetasi di daerah rawan longsor, serta penegakan regulasi terkait penataan ruang untuk mengurangi dampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Barat.