1.216 Personel Gabungan Amankan Paskah Nasional di Manado
1.216 Personel Gabungan Amankan Paskah Nasional di Manado

1.216 Personel Gabungan Amankan Paskah Nasional di Manado

LintasWarganet.com – 09 April 2026 | Manado, Sulawesi UtaraPemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kepolisian Daerah setempat menyiapkan operasi keamanan besar-besaran untuk menyambut perayaan Paskah Nasional yang dijadwalkan berlangsung dari 7 hingga 9 April 2026.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.216 personel gabungan akan dikerahkan. Komposisinya meliputi anggota Polri, TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Satpol PP, serta petugas keamanan dari instansi terkait lainnya.

Tujuan utama penempatan personel tersebut meliputi:

  • Menjaga ketertiban umum di lokasi ibadah, pasar, dan area publik.
  • Mengatur arus lalu lintas pada jalur utama menuju gereja-gereja dan titik pertemuan massa.
  • Mencegah potensi kerusuhan atau tindakan kriminal yang dapat mengganggu perayaan.
  • Menyediakan respon cepat terhadap keadaan darurat medis atau kebakaran.

Beberapa titik strategis yang akan dipantau meliputi Gereja Katedral St. Mary, Alun-Alun Manado, serta area wisata Pantai Malalayang yang diprediksi akan ramai oleh wisatawan.

Koordinasi antar‑instansi dilakukan melalui satuan tugas gabungan yang berpusat di Markas Kepolisian Daerah Manado. Setiap unit dilengkapi dengan perlengkapan komunikasi modern, kamera pengawas bergerak, serta kendaraan patroli khusus.

Kepala Kepolisian Daerah Manado, Kombes Pol. Irwan Hidayat, menyatakan, “Kehadiran lebih dari seribu personel menunjukkan komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan Paskah Nasional dapat dirayakan dengan damai, aman, dan tertib.”

Selain langkah‑langkah fisik, pihak berwenang juga menyiapkan layanan informasi publik melalui media sosial resmi dan pusat panggilan darurat 110 untuk membantu warga melaporkan situasi yang memerlukan penanganan segera.

Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan perayaan Paskah Nasional di Manado dapat menjadi contoh penyelenggaraan acara keagamaan berskala besar yang terkelola dengan baik, sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan antar‑umat di tengah situasi pasca‑pandemi.