1.016 Sumur Bor dan 208 Unit MCK Selesai Dibangun, Warga Huntara Kapalo Koto di Sumbar Harapkan Air Lebih Bersih
1.016 Sumur Bor dan 208 Unit MCK Selesai Dibangun, Warga Huntara Kapalo Koto di Sumbar Harapkan Air Lebih Bersih

1.016 Sumur Bor dan 208 Unit MCK Selesai Dibangun, Warga Huntara Kapalo Koto di Sumbar Harapkan Air Lebih Bersih

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Risiko (Satgas PRR) mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi di wilayah Huntara, Kapalo Koto, Sumatera Barat. Pada fase terbaru, sebanyak 1.016 sumur bor dan 208 unit MCK (Mandi, Cuci, Kencing) telah selesai dibangun dan siap pakai.

Berikut ringkasan pencapaian proyek:

Jenis Infrastruktur Jumlah
Sumur Bor 1.016
Unit MCK 208

Sumur bor yang dipasang mengandalkan pompa listrik dan tenaga surya, memungkinkan pasokan air dapat dijangkau oleh lebih dari 15.000 rumah tangga. Unit MCK dilengkapi dengan fasilitas cuci tangan, toilet, dan tempat mandi yang memenuhi standar Kementerian Kesehatan.

Warga setempat menyambut baik peningkatan akses air bersih. “Sekarang kami tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mengambil air, namun warna air masih menguning dan rasanya belum sepenuhnya bersih,” ujar salah satu penduduk, Bapak Ahmad Sulaiman. Pemerintah daerah menanggapi hal ini dengan menyiapkan program pengujian laboratorium rutin serta penyediaan filter tambahan untuk memperbaiki kualitas visual dan rasa air.

Selain meningkatkan kesehatan, proyek ini diharapkan dapat mengurangi praktik buang limbah sembarangan yang selama ini menjadi penyebab pencemaran sumber air. Dengan fasilitas MCK yang memadai, tingkat penggunaan toilet umum diproyeksikan naik menjadi 85 persen, menurunkan risiko penyebaran penyakit gastrointestinal.

Keberhasilan pembangunan sumur bor dan MCK ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pasca pandemi. Namun, pihak berwenang menekankan bahwa pemeliharaan berkelanjutan dan edukasi masyarakat mengenai penggunaan air bersih tetap menjadi prioritas utama untuk mencapai tujuan jangka panjang yaitu air yang benar‑benar layak konsumsi.