Kalsel Siapkan Layanan Jantung Terpadu dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh
Kalsel Siapkan Layanan Jantung Terpadu dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh

Kalsel Siapkan Layanan Jantung Terpadu dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh

LintasWarganet.com – 27 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan rencana pembangunan layanan jantung terpadu serta fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moch. Ansari Saleh, Banjarmasin. Proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kesehatan di wilayah selatan Indonesia, khususnya untuk menangani penyakit kardiovaskular dan kanker dengan teknologi canggih.

Rencana pembangunan mencakup beberapa komponen utama:

  • Unit Kardiologi Terpadu: ruang ICU khusus jantung, ruang operasi kardiovaskular, laboratorium kateterisasi, serta unit rehabilitasi jantung.
  • Fasilitas Kedokteran Nuklir: ruang radioterapi, laboratorium radiofarmaka, serta area pemantauan radiasi untuk penanganan kanker.
  • Infrastruktur Pendukung: ruang pertemuan medis, pusat pendidikan bagi tenaga kesehatan, dan sistem IT terintegrasi untuk rekam medis elektronik.

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai sekitar Rp 500 miliar, dengan sumber pendanaan berasal dari APBN, bantuan pemerintah pusat, serta kerjasama dengan lembaga donor internasional. Pembangunan diproyeksikan selesai dalam tiga tahun, dimulai pada kuartal pertama 2024.

Manfaat yang diharapkan antara lain:

  1. Meningkatkan akses layanan jantung berkualitas bagi warga Kalimantan Selatan tanpa harus bepergian ke Jakarta atau Surabaya.
  2. Memperluas kapasitas penanganan kanker melalui terapi radiasi yang lebih modern.
  3. Menjadi pusat rujukan regional yang dapat melatih dokter spesialis muda serta peneliti di bidang kardiologi dan onkologi.

Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan sumber daya manusia dengan merekrut dokter spesialis jantung, ahli nuklir, dan tenaga teknis berpengalaman. Selain itu, RSUD Ansari Saleh akan menjalin kerjasama dengan universitas kedokteran terkemuka di dalam dan luar negeri untuk program pertukaran pengetahuan.

Peluncuran resmi proyek ini dijadwalkan pada acara seremonial yang akan dihadiri oleh Gubernur Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan lembaga donor. Pemerintah provinsi menekankan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan, sejalan dengan visi “Kalsel Sehat 2025”.