Pemkab Dharmasraya Terapkan Inseminasi Buatan pada Kerbau untuk Mencegah Kepunahan
Pemkab Dharmasraya Terapkan Inseminasi Buatan pada Kerbau untuk Mencegah Kepunahan

Pemkab Dharmasraya Terapkan Inseminasi Buatan pada Kerbau untuk Mencegah Kepunahan

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, meluncurkan program inseminasi buatan (IB) pada kerbau sebagai upaya jangka panjang untuk menjaga kelangsungan populasi ternak ini yang kini terancam punah.

Program ini muncul setelah data lokal menunjukkan penurunan angka reproduksi kerbau tradisional akibat faktor usia, penyakit, dan kurangnya pejantan berkualitas. Dengan teknologi IB, pejantan unggulan dapat memanfaatkan sperma secara optimal untuk meningkatkan angka kelahiran tanpa harus memindahkan hewan hidup.

Berikut langkah utama yang direncanakan:

  • Penyuluhan kepada peternak mengenai manfaat dan prosedur inseminasi buatan.
  • Pembentukan tim teknis yang dilengkapi dengan peralatan inseminasi modern.
  • Pengumpulan dan penyimpanan sperma dari pejantan berkualitas di bank sperma daerah.
  • Pelaksanaan inseminasi pada betina kerbau yang berada pada fase estrus yang tepat.
  • Monitoring dan pencatatan hasil reproduksi untuk evaluasi berkelanjutan.

Anggaran awal program diperkirakan mencapai Rp 5 miliar, mencakup pelatihan, pembelian peralatan, serta operasional bank sperma selama tiga tahun pertama. Pemerintah juga berkoordinasi dengan lembaga pertanian daerah dan universitas setempat untuk mendukung riset dan pengembangan teknik inseminasi yang lebih efisien.

Target jangka pendek adalah meningkatkan tingkat kelahiran kerbau sebesar 20% dalam dua tahun pertama, sementara target jangka panjang adalah menstabilkan populasi kerbau di wilayah Dharmasraya serta meningkatkan pendapatan peternak melalui peningkatan produksi daging dan susu.

Peternak diharapkan dapat berperan aktif dalam program ini, dengan dukungan teknis dari dinas pertanian setempat serta akses ke layanan kesehatan hewan yang terintegrasi.