Rainforest Alliance Dorong Transisi ke Pertanian Regeneratif
Rainforest Alliance Dorong Transisi ke Pertanian Regeneratif

Rainforest Alliance Dorong Transisi ke Pertanian Regeneratif

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Laporan tahunan Rainforest Alliance (RA) tahun 2025 yang diberi judul Regeneration Takes Root menyoroti komitmen organisasi dalam mempercepat peralihan pertanian konvensional menuju model pertanian regeneratif yang mampu memulihkan tanah, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

  • Praktik pertanian berkelanjutan: penerapan rotasi tanaman, penanaman penutup tanah, dan pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis.
  • Pemberdayaan petani: pelatihan teknis, akses ke pasar premium, serta skema pembiayaan mikro yang mendukung investasi pada teknologi hijau.
  • Pengukuran dampak: penggunaan indikator ilmiah untuk memantau peningkatan kesuburan tanah, retensi air, dan penurunan emisi karbon.

Selain itu, laporan menampilkan tabel ringkas yang menggambarkan capaian utama RA pada tahun 2024 dibandingkan target 2025.

Indikator Target 2025 Pencapaian 2024
Luas lahan regeneratif (juta ha) 15 12
Penurunan penggunaan pestisida (%) 30 22
Peningkatan pendapatan petani (%) 25 18

RA juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk kerja sama dengan pemerintah, lembaga riset, serta perusahaan makanan dan minuman yang bersedia mengadopsi standar pertanian regeneratif dalam rantai pasokan mereka. Melalui sertifikasi dan label “Rainforest Alliance Certified”, produk yang memenuhi kriteria dapat memperoleh nilai jual lebih tinggi di pasar global.

Para pengamat menilai bahwa inisiatif ini dapat menjadi katalisator perubahan besar dalam menghadapi krisis iklim dan kelaparan dunia, asalkan dukungan kebijakan dan investasi tetap berkelanjutan. Dengan momentum yang tercipta, transisi ke pertanian regeneratif diproyeksikan menjadi pilar utama strategi pertanian berkelanjutan pada dekade mendatang.