Kemenpar promosikan produk wisata tematik dari berbagai daerah
Kemenpar promosikan produk wisata tematik dari berbagai daerah

Kemenpar promosikan produk wisata tematik dari berbagai daerah

LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program promosi produk wisata tematik yang mencakup beragam daerah di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memperkenalkan destinasi unik dengan tema khusus, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, serta meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian.

Berbagai produk wisata tematik yang dipamerkan meliputi:

  • Wisata kuliner tradisional, menonjolkan cita rasa khas masing‑masing provinsi.
  • Wisata budaya dan warisan, seperti festival, tarian, serta kerajinan tangan lokal.
  • Wisata alam bertema petualangan, termasuk trekking, selam, dan ekowisata.
  • Wisata kesehatan dan wellness, dengan fokus pada sumber air panas, spa tradisional, dan retret yoga.
  • Wisata kreatif dan teknologi, menampilkan museum interaktif, seni digital, serta pusat inovasi.

Program ini dipresentasikan dalam rangkaian roadshow ke beberapa kota besar, serta melalui platform digital Kemenpar. Setiap produk wisata dilengkapi dengan materi promosi, video, dan paket perjalanan yang dapat diakses oleh agen travel serta pelaku usaha lokal.

Selain itu, Kemenpar bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta asosiasi pariwisata daerah untuk memastikan standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan. Pemerintah juga memberikan insentif bagi pelaku usaha yang mengembangkan produk wisata tematik, termasuk pelatihan SDM, bantuan pemasaran, dan akses pembiayaan mikro.

Para pengusaha dan komunitas lokal menyambut baik inisiatif ini. Salah satu pengelola homestay di Jawa Barat menyatakan bahwa dukungan promosi membantu meningkatkan pemesanan selama musim liburan, sementara petani kopi di Sulawesi Utara berharap wisata tematik berbasis agro‑turism dapat membuka pasar baru bagi produk mereka.

Dengan strategi promosi yang terintegrasi, Kemenpar berharap pada akhir tahun depan jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi tematik meningkat setidaknya 15 % dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata beragam dan berkelanjutan.