Frans Antoni, Otak di Balik Jaringan TPPU Narkoba Internasional Ditangkap di Malaysia
Frans Antoni, Otak di Balik Jaringan TPPU Narkoba Internasional Ditangkap di Malaysia

Frans Antoni, Otak di Balik Jaringan TPPU Narkoba Internasional Ditangkap di Malaysia

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Polisi Indonesia berhasil mengungkap jaringan perdagangan narkoba internasional yang beroperasi melalui sistem TPPU (Transaksi Penyaluran Penumpang) dengan mengidentifikasi Frans Antoni sebagai otak utama. Frans Antoni, yang sebelumnya berhasil melarikan diri ke luar negeri, akhirnya tertangkap di perbatasan Malaysia pada akhir Mei 2024.

Investigasi dimulai setelah terdeteksi aliran narkotika yang melibatkan nama Fredy Pratama, seorang pengusaha logistik yang diketahui menjadi perantara utama dalam penyelundupan. Fredy Pratama memanfaatkan layanan TPPU untuk menyamarkan pergerakan narkoba antar negara, mengirimkan barang terlarang lewat jalur penumpang resmi.

  • Frans Antoni – Koordinator utama jaringan, mengatur rute dan penyediaan logistik.
  • Fredy Pratama – Penghubung antara produsen narkoba di Asia Tenggara dan distributor di Indonesia.
  • Operasi TPPU – Memanfaatkan tiket penumpang, bagasi, dan dokumen perjalanan palsu.

Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polri bersama Komisi Pemberantasan Narkoba (KPKN) melakukan penyelidikan intensif selama tiga bulan, mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV, data transaksi tiket, dan saksi mata. Pada 28 Mei 2024, operasi lintas batas yang dikoordinasikan dengan aparat Malaysia berhasil menahan Frans Antoni di sebuah hotel di Kuala Lumpur.

Setelah penangkapan Frans Antoni, Fredy Pratama masih menjadi buronan utama. Polisi mengumumkan bahwa penyelidikan akan berlanjut untuk mengungkap seluruh jaringan yang melibatkan lebih dari dua puluh individu dan beberapa perusahaan logistik yang terlibat.

Penangkapan ini diharapkan dapat memutus rantai distribusi narkoba yang telah merusak banyak komunitas di Indonesia, serta menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lintas negara lainnya.