Kebakaran Hebat di Pasar Dwikora Pematangsiantar Bakar 311 Kios, Kerugian Miliaran Rupiah; Sementara Kios BRILink di Jayapura Tumbuhkan Akses Keuangan
Kebakaran Hebat di Pasar Dwikora Pematangsiantar Bakar 311 Kios, Kerugian Miliaran Rupiah; Sementara Kios BRILink di Jayapura Tumbuhkan Akses Keuangan

Kebakaran Hebat di Pasar Dwikora Pematangsiantar Bakar 311 Kios, Kerugian Miliaran Rupiah; Sementara Kios BRILink di Jayapura Tumbuhkan Akses Keuangan

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Pagi itu, sekitar pukul 02.30 WIB, api tiba‑tiba muncul di Pasar Dwikora Parluasan, Pematangsiantar, Sumatera Utara. Dalam hitungan menit, kobaran meluas ke antara Jalan Mufakat dan Jalan Gotong Royong, menghanguskan ratusan kios kayu‑seng berukuran kecil. Menurut laporan petugas pemadam kebakaran, api berhasil diredam dalam satu jam, namun proses pendinginan baru selesai sekitar pukul 10.15 WIB.

Kebakaran Menghanguskan Ratusan Kios

Data sementara menunjukkan lebih dari 250 hingga 311 kios hancur total. Kios‑kios tersebut, mayoritas berukuran 2×3 meter, menjual pakaian bekas, bumbu dapur, dan barang kebutuhan sehari‑hari. Sebagian besar bangunan kios berstruktur kayu dengan atap seng, sehingga api mudah menyebar. Gedung Balairung pasar yang berada di depan deretan kios tidak tersentuh, berkat upaya blokade yang dilakukan tim pemadam kebakaran.

Tim pemadam kebakaran kota, dipimpin Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Remaja Ginting, mengerahkan 10 unit mobil damkar dan 52 personel, serta mendapat dukungan tambahan dari armada damkar Kabupaten Simalungun dan PT STTC. Selama proses pemadaman, petugas menahan api agar tidak menular ke area lain dengan memblokir jalur akses.

Polisi setempat, Kapolres AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, melaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kebakaran. Beberapa saksi menyebutkan adanya pria berjaket hitam yang meneteskan bensin ke beberapa kios sekitar pukul 03.00 WIB, kemudian melarikan diri. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar pasar.

Penyelidikan Penyebab dan Dampak Ekonomi

Tim investigasi menelusuri titik awal api yang diduga berasal dari kamar mandi pasar atau salah satu kios kain. Direktur Operasional PD Pasar Horas Jaya, Evra Sasky Damanik, mengonfirmasi bahwa pendataan masih berlangsung, namun estimasi kerugian mencapai Rp 3,6 miliar. Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Parulian Simalango menegaskan bahwa api dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.15 WIB, dan proses pendinginan selesai pada pukul 10.15 WIB.

Menurut Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Josua Sihaloho, lebih dari 100 kios kecil mengalami kerusakan total dan diperkirakan kerugian materiil hampir Rp 2 miliar. Para pedagang yang kehilangan dagangan berusaha menyelamatkan sisa‑sisa barang, mengumpulkan besi, membersihkan puing, serta menyingkirkan kaca pecah dan paku berbahaya.

Kios Sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi: Contoh BRILink di Jayapura

Sementara kebakaran menggerogoti aset di Pematangsiantar, kisah sukses kios di wilayah lain menunjukkan peran strategis kios dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Di Jayapura, Darwin Chandra mengembangkan kios kecil “Hari‑Hari” yang berdiri sejak 2011 menjadi jaringan BRILink Agen. Dengan menambahkan layanan perbankan seperti penarikan tunai, transfer, dan pembayaran tagihan, kios tersebut tidak hanya meningkatkan omzet, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Sejak menjadi BRILink Agen pada 2017, Darwin mencatat peningkatan transaksi signifikan, bahkan meraih penghargaan berupa smartphone dalam program reward BRI. Model usaha ini menunjukkan bahwa kios dapat bertransformasi menjadi pusat layanan keuangan mikro, memperluas inklusi finansial di daerah terpencil.

Keberhasilan ini memberikan pelajaran penting bagi pedagang pasar yang terdampak kebakaran. Rehabilitasi kios pasca‑bencana dapat mempertimbangkan diversifikasi layanan, misalnya menambahkan fasilitas pembayaran digital atau kolaborasi dengan lembaga keuangan, sehingga meningkatkan daya tahan ekonomi komunitas.

Secara keseluruhan, kebakaran Pasar Dwikora menimbulkan kerugian material yang sangat besar dan menimbulkan trauma bagi para pedagang. Upaya pemadaman yang cepat dan koordinasi antar‑instansi berhasil mencegah korban jiwa, namun proses rekonstruksi dan pemulihan ekonomi akan membutuhkan dukungan pemerintah, swasta, serta inisiatif kreatif dari para pelaku usaha kios. Pengalaman sukses kios BRILink di Jayapura menjadi contoh potensial untuk revitalisasi pasar pasca‑bencana, menggabungkan tradisi perdagangan dengan layanan keuangan modern demi ketahanan ekonomi yang lebih kuat.