Gempa Susulan di Sulawesi Tengah Memaksa Evakuasi Puluhan Pasien RSUD Undata
Gempa Susulan di Sulawesi Tengah Memaksa Evakuasi Puluhan Pasien RSUD Undata

Gempa Susulan di Sulawesi Tengah Memaksa Evakuasi Puluhan Pasien RSUD Undata

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Gempa susulan yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah kembali terjadi pada Senin (16/6/2026) pukul 08.45 WIB, menimbulkan kepanikan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Undata Palu. Sejumlah pasien dipindahkan sementara ke area halaman rumah sakit karena kondisi struktural gedung utama dinyatakan tidak aman.

Setelah gempa utama berkekuatan 6,2 Skala Richter pada 13 Juni, sejumlah aftershocks berkekuatan menengah terus mengguncang wilayah tersebut. Gempa susulan terbaru tercatat magnitude 5,4 dan menyebabkan goyangan hebat pada bangunan RSUD Undata, khususnya pada lantai dua dan tiga ruang perawatan intensif.

Petugas medis dan tim tanggap darurat segera melakukan evakuasi. Lebih dari 30 pasien, termasuk 12 pasien kritis di ruang ICU, dipindahkan ke lapangan terbuka yang telah dipersiapkan dengan tenda darurat. Beberapa pasien dengan kondisi stabil kemudian dirujuk ke RSUD Soekarno‑Hatta dan rumah sakit di Kota Donggala.

  • Penilaian kerusakan gedung dilakukan oleh tim insinyur struktural Kementerian PUPR.
  • Area ruang operasi dan laboratorium ditutup sementara.
  • Pasien kritis dipindahkan dengan menggunakan ambulance berpendingin.
  • Tim medis terus memantau kondisi pasien yang berada di lapangan.
  • Relawan dan aparat keamanan membantu menjaga ketertiban dan distribusi bantuan.

Direktur RSUD Undata, dr. H. A. Sulaiman, menyatakan bahwa evakuasi dilakukan demi keselamatan pasien dan tenaga medis. “Prioritas utama kami adalah melindungi nyawa. Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Sulaiman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kesehatan menegaskan bahwa fasilitas medis darurat telah disiapkan, termasuk penempatan generator listrik cadangan dan suplai medis tambahan. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memantau aktivitas seismik dan siap menyalurkan bantuan logistik bila diperlukan.