Gempa Susulan Sulteng Berulang, Puluhan Pasien RSUD Undata Dievakuasi
Gempa Susulan Sulteng Berulang, Puluhan Pasien RSUD Undata Dievakuasi

Gempa Susulan Sulteng Berulang, Puluhan Pasien RSUD Undata Dievakuasi

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Pada sore hari tanggal 15 Juni 2026, wilayah Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa susulan setelah gempa utama yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa magnitude 5,2 menggoyang wilayah Palu dan sekitarnya, memicu kepanikan di sejumlah fasilitas publik termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata.

Akibat guncangan tersebut, pihak rumah sakit terpaksa memindahkan sementara puluhan pasien ke area luar, tepatnya di halaman rumah sakit, untuk menghindari potensi kerusakan bangunan yang lebih parah. Tim medis dan relawan bekerja sama mengatur evakuasi secara tertib, memastikan pasien tetap mendapatkan perawatan dasar meski berada di luar ruangan.

  • Jumlah pasien yang dievakuasi: sekitar 45 orang, termasuk pasien rawat inap dan rawat jalan.
  • Jenis perawatan yang diprioritaskan: pasien kritis, lansia, dan anak-anak.
  • Fasilitas darurat yang disiapkan: tenda medis, generator portabel, serta persediaan obat-obatan dan oksigen.

Direktur RSUD Undata, dr. Hadi Sutrisno, menjelaskan bahwa bangunan utama rumah sakit mengalami retakan pada dinding penyangga, sehingga pihak keamanan menyarankan evakuasi segera. “Keselamatan pasien dan tenaga medis adalah prioritas utama. Kami telah menyiapkan area aman di halaman dan memastikan semua kebutuhan medis terpenuhi,” ujarnya.

Pihak BPBD Sulawesi Tengah dan TNI/Polri juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan menjaga ketertiban di sekitar rumah sakit. Mereka menyiapkan jalur evakuasi darurat dan memberikan bantuan logistik bagi tim medis.

Sejumlah pasien kritis yang membutuhkan perawatan intensif sementara dipindahkan ke rumah sakit rujukan terdekat di kota Palu, sementara pasien dengan kondisi stabil tetap berada di RSUD Undata hingga keadaan kembali aman.

Gempa susulan ini menambah beban bagi komunitas Palu yang masih dalam proses pemulihan pasca gempa besar pada awal tahun. Pemerintah daerah menegaskan akan meningkatkan inspeksi struktural pada fasilitas publik dan mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak.