Kementrans Siap Sinergikan Dukungan Kembangkan Potensi Ekonomi Katingan
Kementrans Siap Sinergikan Dukungan Kembangkan Potensi Ekonomi Katingan

Kementrans Siap Sinergikan Dukungan Kembangkan Potensi Ekonomi Katingan

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menegaskan komitmen untuk menyalurkan dukungan secara terintegrasi bagi pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi dalam sebuah pertemuan bersama pejabat daerah, tokoh usaha, dan perwakilan lembaga keuangan.

  • Infrastruktur: Pembangunan dan perbaikan jaringan jalan, pelabuhan sungai, serta fasilitas pasar untuk memperlancar distribusi produk pertanian dan perikanan.
  • Pemberdayaan SDM: Pelatihan keterampilan bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil dalam teknologi pertanian modern, pengolahan hasil tani, serta pemasaran digital.
  • Fasilitasi Investasi: Penyediaan paket pembiayaan khusus, kemudahan perizinan, dan kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk proyek energi terbarukan dan pengelolaan hutan berkelanjutan.

Potensi ekonomi Katingan yang menjadi fokus meliputi sektor pertanian (kakao, kelapa sawit, kopi), perikanan air tawar, kehutanan berkelanjutan, serta ekowisata berbasis keanekaragaman hayati. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengidentifikasi lahan strategis untuk agroforestry, memanfaatkan potensi energi biomassa, dan mengembangkan destinasi wisata alam yang ramah lingkungan.

Untuk memastikan keberlanjutan, Kementrans akan membentuk tim koordinasi yang melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan, serta perwakilan masyarakat setempat. Tim ini bertugas memantau pelaksanaan program, mengevaluasi hasil, dan menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan lapangan.

Dengan sinergi yang terarah, diharapkan dalam jangka menengah Katingan dapat meningkatkan pendapatan per kapita, menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi contoh model pengembangan ekonomi terintegrasi bagi kabupaten lain di Indonesia.