Paula Verhoeven Tersangkut Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berangkat Lewat Rumpi
Paula Verhoeven Tersangkut Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berangkat Lewat Rumpi

Paula Verhoeven Tersangkut Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berangkat Lewat Rumpi

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Model Indonesia Paula Verhoeven menjadi sorotan setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan paket umrah yang dikelola Hanahania Travel. Penyidik menegaskan bahwa Verhoeven tidak melakukan pemesanan secara langsung dengan agen travel tersebut, melainkan melalui perantara yang dikenal dengan sebutan “Rumpi“.

Hanania Travel telah lama berada di bawah pengawasan kepolisian karena sejumlah keluhan konsumen yang mengaku tidak menerima layanan sesuai janji, termasuk tidak diberikan tiket pesawat, akomodasi, maupun dokumen perjalanan. Pada akhir April lalu, sejumlah korban melaporkan kehilangan uang jutaan rupiah setelah membayar paket umrah yang ternyata tidak pernah dijalankan.

Berikut rangkaian peristiwa yang menjadi fokus penyelidikan:

  • 15 Mei 2024 – Paula Verhoeven mengonfirmasi bahwa ia membeli paket umrah melalui agen lokal yang disebut Rumpi, bukan langsung ke Hanania Travel.
  • 18 Mei 2024 – Polda Metro Jaya menerima laporan resmi mengenai potensi penipuan yang melibatkan Rumpi sebagai perantara.
  • 20 Mei 2024 – Verhoeven dipanggil untuk pemeriksaan; ia menyatakan tidak mengetahui adanya kecurangan dalam proses pembelian.
  • 22 Mei 2024 – Penyidik mengamankan dokumen transaksi antara Rumpi dan Hanania Travel, serta memeriksa jejak pembayaran yang melibatkan rekening pribadi.

Dalam keterangannya kepada media, Verhoeven menegaskan bahwa ia tidak pernah menandatangani kontrak atau membayar secara langsung ke Hanania Travel. Ia menyebutkan bahwa ia mempercayakan proses pemesanan kepada Rumpi yang menawarkan paket dengan harga kompetitif dan jaminan pelayanan lengkap.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada keputusan akhir mengenai keterlibatan Verhoeven dalam kasus penipuan ini. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih agen travel, terutama yang tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.

Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi seputar industri travel umrah di Indonesia, di mana sejumlah agen dituduh melakukan praktik tidak transparan. Pemerintah melalui Kementerian Agama berjanji akan meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada jamaah agar dapat memilih layanan yang terjamin keabsahannya.