Ruben Onsu Gugat Hak Asuh: Kontroversi Sarwendah Tan dan Tuduhan Eksploitasi Anak di Live TikTok
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh: Kontroversi Sarwendah Tan dan Tuduhan Eksploitasi Anak di Live TikTok

Ruben Onsu Gugat Hak Asuh: Kontroversi Sarwendah Tan dan Tuduhan Eksploitasi Anak di Live TikTok

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Jakarta, 12 Juni 2026 – Perseteruan antara mantan suami, presenter Ruben Onsu, dan mantan istri, influencer Sarwendah Tan, kembali mencuat ke publik setelah muncul tuduhan bahwa sang ibu mengajak kedua putrinya, Thalia dan Thania, berpartisipasi dalam siaran langsung (live) TikTok bersama kekasih barunya, Giorgio Antonio. Konflik ini tidak hanya memicu perdebatan di media sosial, melainkan juga menjerumuskan kedua belah pihak ke ranah hukum mengenai hak asuh anak.

Latar Belakang Perselisihan

Ruben Onsu dan Sarwendah Tan pernah menikah dan memiliki dua anak perempuan, Thalia (berusia 7 tahun) dan Thania (berusia 5 tahun). Pasca perceraian, mereka bersepakat untuk menjalankan hak asuh bersama, namun hubungan tetap tegang. Pada Juni 2026, Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben, menyatakan keprihatinan atas cara Sarwendah memperlakukan anak-anaknya di media sosial. Sebayang menegaskan bahwa Ruben tidak pernah menyetujui istilah “mantan ayah” dalam hubungannya dengan putri‑putrinya, dan menyiapkan gugatan hak asuh bila Sarwendah terus menghalangi komunikasi anak dengan ayahnya.

Tuduhan Eksploitasi Anak di Live TikTok

Menurut pernyataan kuasa hukum, Sarwendah mengundang Thalia dan Thania untuk muncul dalam live TikTok bersama kekasih barunya, Giorgio Antonio, yang dikenal sebagai “Gio”. Live tersebut sering kali berlangsung hingga larut malam, menimbulkan kekhawatiran bahwa anak‑anak kecil menjadi objek tontonan publik. Salah satu video yang beredar memperlihatkan Thania memijat Gio di atas tempat tidur, menimbulkan pertanyaan etis mengenai batasan privasi dan potensi eksploitasi.

Ruben Onsu menanggapi dengan tegas melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 11 Juni 2026. Ia memperingatkan Giorgio untuk tidak mengisi peran ayah yang seharusnya dipegang oleh dirinya. Ruben menekankan pentingnya menjaga batasan antara figur dewasa dan anak, serta mengingat konsekuensi digital yang dapat melekat pada rekaman tersebut.

Langkah Hukum Ruben Onsu

Menanggapi dugaan pelanggaran hak asuh, Ruben mengancam akan menggugat Sarwendah di pengadilan. Ia menyatakan bahwa jika ibu tetap menghambat kunjungan serta melibatkan anak dalam konten yang tidak pantas, ia siap menuntut hak asuh penuh demi melindungi kepentingan terbaik anak. Minola Sebayang menambahkan, “Jika Sarwendah tidak menghentikan praktik yang dapat membahayakan tumbuh kembang anak, kami akan mengajukan permohonan perubahan hak asuh.”

Reaksi Publik dan Media

Kasus ini memicu gelombang komentar di platform media sosial. Beberapa netizen menilai tindakan Sarwendah tidak pantas, sementara yang lain mengkritik Ruben atas cara ia mengelola situasi secara publik. Nikita Mirzani, selebriti lain, menyarankan bahwa Ruben yang seharusnya meminta maaf kepada Sarwendah, menambah kompleksitas opini publik.

Selain itu, muncul laporan bahwa Sarwendah pernah menawarkan bayaran Rp350 per komentar positif tentang videonya, menambah kontroversi mengenai motivasi komersial dalam mengelola citra publiknya.

Implikasi bagi Anak‑Anak

Para ahli perlindungan anak menegaskan bahwa eksposur berlebihan di media sosial dapat berdampak negatif pada psikologis anak, terutama bila melibatkan interaksi dengan orang dewasa yang bukan orangtua kandung. Mereka menyarankan agar orang tua memprioritaskan lingkungan yang aman dan menghindari penempatan anak dalam konten yang dapat disalahgunakan atau disebarluaskan tanpa kontrol.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya regulasi yang lebih tegas mengenai penggunaan anak dalam konten digital, serta perlunya pengawasan hukum yang proaktif dalam mengatasi potensi eksploitasi.

Sejauh ini, belum ada keputusan resmi dari pengadilan terkait gugatan hak asuh. Namun, tekanan publik dan pernyataan tegas dari kedua belah pihak menunjukkan bahwa pertarungan hukum ini kemungkinan akan berlanjut dalam beberapa minggu mendatang, dengan fokus utama pada kesejahteraan Thalia dan Thania.