Pelaku Pariwisata Bali Didorong Kelola Sampah dari Sumbernya
Pelaku Pariwisata Bali Didorong Kelola Sampah dari Sumbernya

Pelaku Pariwisata Bali Didorong Kelola Sampah dari Sumbernya

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya bagi seluruh pelaku usaha di sektor pariwisata Bali, termasuk hotel, restoran, dan kafe.

Inisiatif ini merupakan respons terhadap meningkatnya volume sampah yang dihasilkan selama musim liburan, yang berdampak pada kebersihan lingkungan dan citra destinasi wisata. Pemerintah menargetkan pengurangan sampah plastik dan organik sebesar 30% dalam dua tahun ke depan melalui pendekatan yang lebih proaktif.

Beberapa langkah yang disarankan meliputi:

  • Pemisahan sampah organik dan anorganik di setiap titik produksi.
  • Penerapan program daur ulang internal, seperti komposting sampah organik untuk kebun hotel.
  • Penggunaan kemasan ramah lingkungan, misalnya bahan biodegradable atau dapat dipakai kembali.
  • Pelatihan staf tentang praktik pengelolaan sampah yang efisien.
  • Pelaporan berkala kepada dinas terkait untuk memantau kepatuhan.

Pemerintah juga menyediakan insentif berupa subsidi peralatan pengolahan sampah dan pelatihan teknis bagi usaha kecil menengah. Diharapkan, dengan kolaborasi lintas sektor, Bali dapat mempertahankan keindahan alamnya sekaligus meningkatkan daya saing wisata berkelanjutan.