Pusdalops Sumut Catat 3.406 KK Terdampak Banjir di Kabupaten Langkat
Pusdalops Sumut Catat 3.406 KK Terdampak Banjir di Kabupaten Langkat

Pusdalops Sumut Catat 3.406 KK Terdampak Banjir di Kabupaten Langkat

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara mengeluarkan laporan terbaru mengenai dampak banjir yang melanda Kabupaten Langkat. Menurut data yang dikumpulkan, sebanyak 3.406 kepala keluarga (KK) mengalami kerusakan pada hunian dan lahan pertanian mereka.

Banjir terjadi sejak akhir pekan lalu setelah intensitas hujan deras menuruni wilayah tersebut, terutama di kecamatan Batang Serangan, Karo, dan Stabat. Air meluap hingga menenggelamkan rumah‑rumah penduduk, mengakibatkan kerugian material dan memaksa warga mengungsi ke posko darurat.

Berikut ringkasan data yang tercatat:

Kecamatan Jumlah KK Terdampak Kerusakan Utama
Batang Serangan 1.210 Rumah & lahan sawah
Karo 950 Rumah & jalan
Stabat 1.246 Rumah & fasilitas umum

Tim Pusdalops bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut telah menyalurkan bantuan berupa makanan pokok, air bersih, dan perlengkapan kebersihan kepada para korban. Selain itu, lebih dari 1.500 orang telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara yang didirikan di balai desa dan sekolah-sekolah setempat.

Langkah mitigasi yang sedang dijalankan meliputi:

  • Peningkatan pompa air darurat di daerah rawan banjir.
  • Pembersihan saluran sungai dan drainase untuk memperlancar aliran air.
  • Penyuluhan kepada masyarakat tentang prosedur evakuasi dan penanggulangan bencana.

Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian perbaikan infrastruktur dasar dalam tiga bulan ke depan, sambil terus memantau kondisi cuaca agar potensi banjir lanjutan dapat diminimalisir.