Polresta Padang Tunda Operasi Patuh Singgalang 2026
Polresta Padang Tunda Operasi Patuh Singgalang 2026

Polresta Padang Tunda Operasi Patuh Singgalang 2026

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat, mengumumkan penundaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang semula direncanakan berlangsung dari Senin, 8 Juni hingga 21 Juni 2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan beberapa kendala operasional yang muncul menjelang pelaksanaan.

Operasi Patuh Singgalang 2026 merupakan rangkaian aksi terpadu yang ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas, menertibkan pemukiman liar, serta memberantas peredaran narkoba dan barang ilegal di wilayah Padang. Sebelumnya, Polresta Padang menargetkan 15.000 warga terjaring melalui berbagai kegiatan penyuluhan, razia, dan penindakan.

Penundaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor utama, antara lain:

  • Koordinasi lintas lembaga yang masih dalam tahap finalisasi, termasuk sinergi dengan Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana, dan TNI.
  • Kondisi cuaca yang diperkirakan tidak mendukung untuk operasi lapangan pada awal Juni.
  • Kesiapan logistik seperti penyediaan perlengkapan keamanan, kendaraan, dan tenaga medis yang belum terpenuhi secara optimal.

Juru bicara Polresta Padang, Kombes Pol. Irwan Mahendra, menyatakan, “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Penundaan ini kami lakukan demi menjamin kelancaran dan keselamatan semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat yang akan menjadi sasaran operasi.” Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan segera mengumumkan tanggal baru setelah semua persiapan selesai.

Penundaan ini diperkirakan tidak akan mengurangi dampak positif yang diharapkan dari operasi tersebut. Sebaliknya, pihak kepolisian berharap dengan penyesuaian jadwal, pelaksanaan dapat lebih terkoordinasi, sehingga hasilnya lebih maksimal dalam menegakkan hukum dan meningkatkan kesadaran publik.

Warga Padang diharapkan tetap waspada dan melaporkan setiap temuan pelanggaran atau aktivitas mencurigakan kepada aparat. Polresta Padang juga mengajak komunitas lokal, LSM, dan media untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi terkait tujuan dan manfaat operasi ini.