12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina

12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter yang berpusat di wilayah perairan Filipina. Gempa tersebut menimbulkan potensi gelombang laut tinggi yang dapat memengaruhi wilayah pesisir Indonesia.

BMKG menandai 12 wilayah di Indonesia dalam status siaga tsunami, sementara total 22 wilayah pesisir berada dalam peringatan dini. Daftar wilayah yang berada dalam zona siaga antara lain:

  • Provinsi Aceh (Pantai Sabang)
  • Provinsi Sumatra Utara (Pantai Tanjung Balai)
  • Provinsi Sumatra Barat (Pantai Padang)
  • Provinsi Riau (Pantai Pekanbaru)
  • Provinsi Kepulauan Riau (Pantai Batam)
  • Provinsi Jawa Barat (Pantai Pelabuhan Ratu)
  • Provinsi Jawa Tengah (Pantai Pekalongan)
  • Provinsi Jawa Timur (Pantai Lamongan)
  • Provinsi Bali (Pantai Kuta)
  • Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pantai Mataram)
  • Provinsi Sulawesi Utara (Pantai Manado)
  • Provinsi Papua (Pantai Jayapura)

Berikut rangkuman langkah-langkah yang disarankan BMKG untuk masyarakat di zona siaga:

  1. Menghindari zona pantai selama minimal 30 menit setelah gempa dirasakan.
  2. Jika berada di area pesisir, segera menjauhi laut dan mencari tempat tinggi.
  3. Memantau informasi resmi melalui BMKG atau media terpercaya.
  4. Menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, radio, dan persediaan air bersih.
  5. Ikuti arahan evakuasi dari pihak berwenang jika diminta.

BMKG menegaskan bahwa potensi tsunami masih dipantau secara intensif dan peringatan dapat berubah sesuai dengan data seismik terbaru. Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, dan mengikuti instruksi resmi demi keselamatan bersama.