Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Perkuat Kemitraan Riset dan Inovasi
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Perkuat Kemitraan Riset dan Inovasi

Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Perkuat Kemitraan Riset dan Inovasi

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut de Recherche pour le Développement (IRD) milik Prancis. Kesepakatan ini bertujuan memperdalam kolaborasi penelitian dan inovasi antara kedua negara, khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

MoU tersebut mencakup lima bidang utama: pertanian berkelanjutan, perubahan iklim, kesehatan masyarakat, teknologi informasi, serta pengelolaan sumber daya alam. Setiap bidang akan dijalankan melalui program bersama, pertukaran peneliti, beasiswa, serta pendanaan bersama untuk proyek-proyek terpilih.

“Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset Indonesia, memperluas jaringan ilmiah, dan menghasilkan inovasi yang dapat langsung diterapkan di masyarakat,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Jakarta.

IRD menambahkan bahwa kolaborasi ini selaras dengan agenda strategis Prancis untuk meningkatkan kontribusi ilmiah dalam penyelesaian tantangan global. Mereka berkomitmen menyediakan akses ke laboratorium, data, serta jaringan internasional yang dimiliki IRD.

Beberapa langkah konkret yang direncanakan antara lain:

  • Pelaksanaan workshop dan seminar bersama setiap enam bulan.
  • Pembentukan tim penelitian gabungan yang melibatkan universitas Indonesia, LIPI, dan institusi mitra Prancis.
  • Penyediaan beasiswa PhD dan postdoctoral bagi peneliti muda Indonesia.
  • Pengembangan platform digital untuk pertukaran data dan publikasi hasil riset.

Kerjasama ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi perusahaan Indonesia dalam mengakses teknologi terbaru, sehingga mempercepat transfer teknologi dan komersialisasi hasil inovasi.

Dengan meningkatnya tantangan global seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menghasilkan solusi yang efektif. Kedepannya, Kemdiktisaintek berencana memperluas jaringan kerjasama dengan lembaga penelitian lain di Eropa dan Asia, menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi regional.