600 Hektare Sawah di Nagan Raya Aceh Terancam Kekeringan
600 Hektare Sawah di Nagan Raya Aceh Terancam Kekeringan

600 Hektare Sawah di Nagan Raya Aceh Terancam Kekeringan

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Sekitar 600 hektare lahan sawah yang tersebar di Kecamatan Kuala dan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengalami kekeringan parah setelah musim hujan tidak datang selama lebih dari tiga minggu.

Situasi saat ini

Petani melaporkan bahwa muka air tanah menurun drastis, sementara tanah sawah mengering hingga retak. Kondisi ini membuat proses penanaman padi terhambat dan mengancam hasil panen yang biasanya dapat menutupi kebutuhan pangan lokal.

Upaya penanganan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Nama Kepala Dinas, menyatakan bahwa pihaknya telah mengaktifkan tim penyuluh pertanian untuk memberikan bantuan teknis kepada petani. Beberapa langkah yang telah diambil meliputi:

  • Penyediaan pompa air portable untuk mengairi lahan kritis.
  • Pemasangan sumur resapan di titik-titik strategis.
  • Distribusi bibit padi varietas tahan kekeringan.
  • Pemberian subsidi pupuk dan pestisida yang disesuaikan dengan kondisi kering.
  • Penyuluhan tentang teknik irigasi hemat air.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan dana darurat untuk membantu petani yang mengalami kerugian signifikan. Selain itu, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ditingkatkan untuk memantau curah hujan dan memperkirakan kemungkinan hujan deras yang dapat mengurangi dampak kekeringan.

Jika kondisi ini tidak segera teratasi, estimasi kerugian produksi padi dapat mencapai puluhan ribu ton, yang berpotensi menimbulkan kenaikan harga beras di pasar lokal. Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk bersama‑sama mengoptimalkan penggunaan sumber daya air dan menunggu bantuan dari pemerintah pusat.