Kurban Idul Adha 1447 Hijriah Tembus Dua Juta Ekor di Indonesia
Kurban Idul Adha 1447 Hijriah Tembus Dua Juta Ekor di Indonesia

Kurban Idul Adha 1447 Hijriah Tembus Dua Juta Ekor di Indonesia

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia, di mana tradisi menyembelih hewan kurban dilaksanakan secara luas. Menurut laporan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, total hewan yang disembelih pada hari raya ini berhasil menembus angka dua juta ekor.

Data resmi yang dirilis pada akhir pekan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan partisipasi tinggi masyarakat serta dukungan logistik yang semakin terkoordinasi.

Rincian jenis hewan kurban

Jenis Hewan Jumlah (ekor)
Kambing/ Domba 1.250.000
Sapi 620.000
Unta 130.000

Jumlah tersebut menunjukkan dominasi kambing dan domba sebagai pilihan utama, sementara sapi dan unta juga mengalami peningkatan permintaan.

Dampak ekonomi

Lonjakan permintaan hewan kurban memberikan stimulus positif bagi peternak, pedagang, serta industri terkait seperti pakan ternak dan transportasi. Harga pasar hewan ternak mengalami fluktuasi, namun secara umum tercatat stabil karena adanya intervensi harga eceran yang diatur pemerintah.

Logistik dan distribusi

Pemerintah melalui Kementerian Agama bekerja sama dengan lembaga keagamaan, LSM, dan komunitas lokal untuk memastikan proses penyembelihan berjalan aman, higienis, dan tepat waktu. Sistem pemesanan daring serta titik penjualan di pasar tradisional dan modern mempermudah akses bagi masyarakat di seluruh provinsi.

Upaya pengawasan ketat juga diterapkan, mulai dari sertifikasi peternak hingga pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih, guna mencegah penyebaran penyakit.

Dengan tercapainya target dua juta ekor, Idul Adha 1447 Hijriah mencatat rekor baru dalam sejarah penyembelihan hewan kurban di Indonesia, sekaligus menegaskan peran penting tradisi ini dalam memperkuat solidaritas sosial dan kontribusi ekonomi.