Gempa Beruntun Hari Ini Guncang Berbagai Provinsi Indonesia, BMKG Pantau Tanpa Potensi Tsunami
Gempa Beruntun Hari Ini Guncang Berbagai Provinsi Indonesia, BMKG Pantau Tanpa Potensi Tsunami

Gempa Beruntun Hari Ini Guncang Berbagai Provinsi Indonesia, BMKG Pantau Tanpa Potensi Tsunami

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Jumat, 5 Juni 2026, Indonesia dilanda serangkaian gempa bumi yang terjadi secara beruntun sejak dini hari hingga pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lebih dari satu belas kejadian seismik dengan magnitudo berkisar 2,1 hingga 5,8, menyebar dari wilayah barat hingga timur kepulauan.

Rentetan Gempa di Jawa, Sumatra, dan Sumbawa

Awal laporan menunjukkan gempa berukuran kecil (M2,1‑M4,1) yang terasa di Jawa, Sumatra, Sumbawa, Sumba, Timor, Halmahera, Laut Maluku Utara, dan Kepulauan Talaud. Di Sumatra bagian selatan tercatat gempa terkuat dengan magnitudo 4,1 pada pukul 03.10 WIB, kedalaman 12 km. Jawa mengalami tiga gempa signifikan: M3,7 pada pukul 02.58 WIB (kedalaman 13 km), M3,6 pada pukul 03.29 WIB (kedalaman 8 km), serta gempa menengah M2,4 pada pukul 03.37 WIB (kedalaman 130 km). Sumbawa menjadi zona paling aktif, dengan frekuensi gempa tertinggi dalam rentang waktu kurang dari dua jam.

Gempa M5,4 di Banggai, Sulawesi Tengah

Pukul 06.28 WIB, gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah pantai utara Banggai, Sulawesi Tengah. Episenter berada 72 km timur laut Pulau Puah, pada kedalaman 99 km. BMKG menegaskan bahwa kondisi lokasi dan kedalaman tidak memungkinkan terjadinya tsunami. Getaran dirasakan di sejumlah daerah dengan intensitas III‑IV MMI di Banggai, III MMI di Gorontalo, serta II‑III MMI di wilayah sekitarnya.

Gempa M5,8 di Bone Bolango, Gorontalo

Tak lama setelahnya, pada pukul 06.28 WIB (waktu setempat), gempa dengan magnitudo 5,8 melanda Bone Bolango, Gorontalo. Pusat gempa terletak 81 km tenggara kota dengan koordinat 0,18° LS – 123,30° BT dan kedalaman 117 km. Seperti gempa sebelumnya, BMKG mengonfirmasi tidak ada potensi tsunami. Data masih bersifat sementara; dampak lokal sedang dievaluasi.

Gempa M5,1 di Manggarai Barat, NTT

Pada malam sebelumnya, tepatnya 00.55 WITA tanggal 4 Juni 2026, wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengalami gempa menengah magnitudo 5,1. Episenter terletak 38 km timur laut Labuan Bajo dengan kedalaman 169 km, disebabkan oleh aktivitas subduksi. Meskipun tidak menimbulkan tsunami, getaran terasa di Waingapu dengan intensitas III MMI. Setelah gempa utama, tercatat dua gempa susulan (M2,3 pada 01.56 WITA dan M2,0 pada 02.40 WITA).

Respons dan Pemantauan BMKG

BMKG terus melakukan pemantauan real‑time terhadap pergerakan lempeng tektonik di seluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyatakan situasi aman, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi gempa susulan dan melaporkan kerusakan bila terjadi.

Secara keseluruhan, pola gempa beruntun ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana di negara kepulauan yang terletak di Cincin Api Pasifik. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan edukasi publik mengenai tindakan darurat ketika terjadi gempa.