Dubes RI untuk Jepang Kunjungi Bukittinggi Perkuat Sektor Wisata
Dubes RI untuk Jepang Kunjungi Bukittinggi Perkuat Sektor Wisata

Dubes RI untuk Jepang Kunjungi Bukittinggi Perkuat Sektor Wisata

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, melakukan kunjungan resmi ke Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, pada tanggal tertentu dengan tujuan memperkuat kerjasama sektor pariwisata antara Indonesia dan Jepang.

Kunjungan ini mencakup pertemuan dengan Gubernur Sumatra Barat, Bupati Tanah Datar, serta tokoh masyarakat dan pelaku industri pariwisata setempat. Dalam rapat tersebut, Dubes menekankan pentingnya mempromosikan destinasi budaya dan alam Bukittinggi kepada wisatawan Jepang, serta mengoptimalkan potensi pasar wisata Jepang yang terus berkembang.

Fokus Pembicaraan

  • Pengembangan paket wisata tematik yang menonjolkan warisan Minangkabau, seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, dan kuliner tradisional.
  • Peningkatan infrastruktur pendukung, termasuk akses transportasi, akomodasi berstandar internasional, dan fasilitas digital untuk informasi wisata.
  • Kolaborasi antara agen perjalanan Jepang dan operator lokal untuk mempermudah proses reservasi dan pemasaran.
  • Program pertukaran profesional di bidang perhotelan, pemandu wisata, dan manajemen destinasi.

Dubes juga menyoroti keberhasilan program “Visit Japan” yang dapat dijadikan contoh dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia. Ia mengajak pihak terkait di Bukittinggi untuk memanfaatkan jaringan kedutaan serta konsulat Jepang dalam mempromosikan destinasi secara langsung ke pasar Jepang.

Para pejabat setempat menyambut positif inisiatif tersebut, dengan harapan kunjungan ini akan membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata.

Kunjungan Dubes diakhiri dengan tur singkat ke beberapa situs ikonik Bukittinggi, termasuk Jam Gadang dan Museum Rumah Kelahiran Tuanku Imam Bonjol, sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal.