Menikmati Keindahan Terumbu Karang dan Hutan Mangrove di Berau, Kalimantan Timur
Menikmati Keindahan Terumbu Karang dan Hutan Mangrove di Berau, Kalimantan Timur

Menikmati Keindahan Terumbu Karang dan Hutan Mangrove di Berau, Kalimantan Timur

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Berau, sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Timur, kini semakin dikenal sebagai destinasi ekowisata yang memadukan keindahan terumbu karang dan hutan mangrove. Pulau Balikukup, yang terletak di perairan laut Berau, menawarkan panorama bawah laut yang kaya akan biodiversitas, sementara kawasan mangrove di sekitar pulau menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna.

Para penyelam dapat menyaksikan formasi karang yang berwarna-warni serta ikan-ikan tropis yang melintasi terumbu. Aktivitas menyelam biasanya berlangsung pada pagi hari, ketika visibilitas air berada pada puncaknya. Di samping itu, wisatawan yang tidak memiliki sertifikat menyelam dapat menikmati snorkeling atau sekadar mengamati terumbu dari atas perahu.

  • Lokasi utama: Pulau Balikukup, Berau, Kalimantan Timur.
  • Waktu terbaik berkunjung: April hingga Oktober, ketika arus laut relatif tenang.
  • Aktivitas populer: Menyelam, snorkeling, trekking mangrove, foto alam.
  • Fasilitas: Pusat penyewaan peralatan selam, pemandu lokal, akomodasi eco‑resort.

Hutan mangrove di sekitar Pulau Balikukup memberikan pengalaman berbeda. Jalur trekking kayu yang dibangun di atas akar‑akar mangrove memungkinkan pengunjung berjalan sambil mengamati ekosistem pesisir yang unik. Burung‑burung migran, kepiting bakau, dan ikan‑ikan kecil yang bersembunyi di antara batang bakau menjadi pemandangan yang menarik.

Fitur Deskripsi
Keanekaragaman Karang Lebih dari 30 spesies karang keras dan lunak.
Spesies Mangrove Empat jenis utama: Rhizophora, Sonneratia, Avicennia, dan Bruguiera.
Satwa Liar Burung bakau, monitor, dan ikan payau.

Keberlanjutan menjadi fokus utama dalam pengelolaan kawasan ini. Pemerintah daerah bekerja sama dengan lembaga konservasi untuk melaksanakan program reboisasi bakau dan pelatihan pemandu lokal. Pengunjung diharapkan mematuhi aturan, seperti tidak mengambil terumbu karang, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga jarak aman saat berinteraksi dengan satwa.

Dengan kombinasi keindahan bawah laut dan hutan pesisir yang masih asri, Berau menawarkan pengalaman wisata yang edukatif sekaligus menenangkan. Bagi pecinta alam yang mencari destinasi baru, Pulau Balikukup layak menjadi pilihan utama dalam agenda liburan mendatang.