Sulawesi Barat Luncurkan Gerakan Pangan Murah Menyambut Idul Adha
Sulawesi Barat Luncurkan Gerakan Pangan Murah Menyambut Idul Adha

Sulawesi Barat Luncurkan Gerakan Pangan Murah Menyambut Idul Adha

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar aksi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mamuju pada Selasa, 24 April 2024, sebagai upaya memastikan pasokan dan harga pangan tetap stabil menjelang perayaan Idul Adha. Kegiatan ini melibatkan dinas terkait, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat setempat.

Idul Adha, yang biasanya meningkatkan permintaan daging dan bahan pokok lainnya, seringkali memicu lonjakan harga di pasar tradisional. Pemerintah provinsi menilai langkah preventif diperlukan untuk menghindari tekanan inflasi yang dapat memberatkan konsumen, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

Langkah-langkah utama Gerakan Pangan Murah meliputi:

  • Pengawasan intensif harga di pasar tradisional dan modern melalui tim khusus yang dibentuk oleh Dinas Perdagangan.
  • Pemberian subsidi langsung kepada petani dan peternak lokal untuk meningkatkan produksi dan menurunkan biaya distribusi.
  • Koordinasi dengan distributor regional agar pasokan bahan pokok, terutama beras, gula, minyak goreng, dan daging, tercukupi secara merata.
  • Penyuluhan kepada pedagang mengenai pentingnya penetapan harga wajar dan sanksi bagi yang melanggar.
  • Pemasangan papan informasi harga eceran di titik-titik penjualan utama untuk meningkatkan transparansi.

Gubernur Sulawesi Barat, Ahmad Ali, menyatakan, “Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kami untuk melindungi daya beli masyarakat menjelang hari raya. Kami akan terus memantau dinamika pasar dan menindak tegas praktik spekulasi harga.”

Selain itu, Dinas Pertanian menambahkan bahwa program peningkatan produktivitas tanaman pangan, seperti penggunaan bibit unggul dan teknik irigasi tepat guna, akan terus didorong selama musim tanam berikutnya.

Pengamat ekonomi regional menilai bahwa sinergi antara kebijakan subsidi, pengawasan pasar, dan edukasi konsumen dapat menurunkan risiko lonjakan harga yang signifikan. Mereka berharap inisiatif ini dapat menjadi model bagi provinsi lain yang menghadapi tantangan serupa.

Dengan pelaksanaan GPM, diharapkan konsumen di Sulawesi Barat dapat merayakan Idul Adha dengan akses pangan yang terjangkau dan tanpa beban harga yang tidak wajar.