Paskibraka Tingkat Pusat Jalani Pembinaan Jelang Hari Lahir Pancasila
Paskibraka Tingkat Pusat Jalani Pembinaan Jelang Hari Lahir Pancasila

Paskibraka Tingkat Pusat Jalani Pembinaan Jelang Hari Lahir Pancasila

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat angkatan 2025 kembali berkumpul di Jakarta pada pertengahan April 2026 untuk menjalani rangkaian pembinaan intensif menjelang perayaan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Program pelatihan mencakup beberapa fase penting, antara lain:

  • Latihan fisik dan kedisiplinan – sesi kebugaran, lari jarak menengah, serta simulasi kondisi cuaca ekstrem untuk memastikan anggota siap mengemban tugas di seluruh wilayah negara.
  • Penguasaan tata cara mengibarkan bendera – prosedur standar operasional, teknik penggulung bendera, serta koordinasi gerakan serentak antar satuan.
  • Pembekalan materi sejarah Pancasila – kuliah singkat yang dipandu oleh pakar sejarah dan perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menekankan nilai-nilai dasar bangsa yang harus tercermin dalam setiap aksi upacara.
  • Simulasi upacara peringatan – rehearsa lengkap dari pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, hingga musik pengiring, dengan melibatkan unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai penjamin keamanan.

Selama pembinaan, Komandan Paskibraka Tingkat Pusat, Letnan Kolonel (Purn) Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kesiapan anggota tidak hanya diukur dari kemampuan fisik, melainkan juga pemahaman mendalam akan nilai‑nilai Pancasila. Ia menekankan pentingnya sikap profesional, rasa hormat, serta semangat kebangsaan yang harus dijunjung tinggi.

Acara ini juga menjadi ajang evaluasi bagi tim pelatih, yang mencakup instruktur dari TNI, Polri, serta para veteran Paskibraka. Setiap peserta dinilai melalui tes tertulis, demonstrasi praktik, dan penilaian perilaku tim.

Dengan selesainya fase pembinaan ini, seluruh anggota diharapkan dapat melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara serempak di lebih dari 30 provinsi, menampilkan kebanggaan dan persatuan bangsa.